41 RESEP KUE KERING UNTUK WIRAUSAHA BOGA




KUE KERING
UNTUK USAHA

Wirausaha boga, khususnya usaha kue kering memang menjanjikan. Tidak diperlukan investasi modal usaha terlalu besar dan bisa dilakukan dalam sekala rumahan/home industry.

Banyak faktor yang mempengaruhi keberhasilan usaha kue kering. Beberapa diantaranya adalah ketepatan di dalam memilih resep, proses pembuatan, ukuran/timbangan bahan, analisis usaha dan kalkulasi harga.

Di dalam buku KUE KERING UNTUK USAHA ini banyak hal yang perlu diketahui bagi Anda yang ingin berwira usaha boga. Pembahasan bahan pembuat kue dijabarkan satu persatu, mulai dari bahan dasar, bahan isi, bahan pemberi aroma hingga bahan pendamping. Teori ini sangat penting sebagai panduan Anda untuk menentukan dan memilih bahan secara tepat.

Buku juga memuat berbagai macam metode membuat kue kering, baik metode bar cookies, cut out cookies, melt method, refrigerated cookies, drop cookies hingga pressed cookies. Pengenalan alat, metode membuat, pengemasan dan penyimpanan hingga tip sukes membuat kue kering dijabarkan secara lugas. Tidak kalah pentingnya adalah analisis usaha serta kalkulasi harga, sebagai panduan Anda menentukan harga jual.

Keunggulan lain dari buku ini adalah pemilihan resep dengan komposisi akurat dan tepat untuk berwirausaha. Pemilihan bahan dipilih yang mudah dan murah serta proses pembuatan yang tidak terlalu rumit. Bahkan bagi Anda yang pemulapun dijamin bisa mempraktekan resep-resep di dalam buku ini. Ukuran yang akurat dan kualitas resep yang sudah lolos dapur uji, tip anti gagal, serta step by step pembuatan akan menuntun Anda menjadi seorang pengusaha wirausaha boga. Banyak resep di dalam buku ini, Jumlah resep yang bisa dijadikan pilihan berwirausaha adalah sebanyak 41 resep. Mulai dari putri salju, lidah kucing, nastar, semprit, hingga semprit sagu dll. Bagi Anda yang ingin berwira usaha boga, buku ini memang pantas Anda miliki, sebagai panduan memulai usaha. Selamat Berwirausaha!


Judul Buku: Kue Kering Untuk Usaha

Penyusun: Budi Sutomo

Penerbit: PT.Primamedia Pustaka (Gramedia Group)

Harga: Rp. 30.000

Pemesanan: Unit Layanan Jual. Jl. Panjang no 8A. Kebon Jeruk. Jakarta Barat. Gedung Gramedia Majalah unit 1 lantai 2. Telepon 021—5306263 (untuk pemesanan, harga sama + ongkos kirim)

Terbit: Maret 2007

Tip Masakan

RAHASIA MEMBUAT BAWANG GORENG KERING & RENYAH

Banyak masakan Nusantara yang menggunakan bawang merah goreng sebagai pelengkap. Baik sebagai taburan atau campuran bumbu masakan.
Permasalahannya tidak semua orang berhasil dalam membuat bawang goreng. Hasilnya terkadang lembek dan warna yang pucat kehitaman. Bawang goreng yang bagus memiliki karakteristik kering, berwarna kuning kecokelatan dan aroma yang harum. Berikut rahasianya:
1. Pilih bawang goreng kualitas bagus. Iris halus menggunakan pisau yang tajam.
2. Rendam di dalam larutan garam. Untuk 300 ml air gunakan garam 1 sendok makan garam halus. rendam selama 1 jam.
3. Tiriskan di atas serbet besih.
4. Panaskan minyak banyak, goreng bawang dengan api sedang hingga matang dan berwarna kuning kecoklatan. Angkat dan tiriskan hingga dingin. Simpan di dalam stoples kedap udara. Budi Sutomo

Resep Masakan: Balado Lele Asam Pedas

Bosan mengolah lele menjadi hidangan itu-itu saja. Coba resep balado lele berikut. Di ilhami dari dasar balado lele namun dengan penambahan beberapa bumbu. Hasilnya, cita rasa asam pedas, terasa pas menyatu dengan gurihnya daging lele. Cocok sebagai lauk nasi panas dengan lalapan. Hm...lezatnya!

Resep/Dapur Uji/Food Stylist: Budi Sutomo
Fotogerafer: Dede Cazarez

BALADO LELE ASAM PEDAS




Bahan:
500 g lele, bersihkan, potong-potong
6 siung bawang merah
3 siung bawang putih
9 buah cabe merah
2 sdm air jeruk nipis
1 buah tomat merah, potong-potong
1 sdt garam halus
1 sdt gula pasir
2 cm lengkuas, memarkan

1 sdt ketumbar, haluskan
1 sendok sayur minyak goreng

Cara Membuat:
1.
Rendam lele dengan larutan air garam dan jeruk nipis. diamkan beberapa saat agar bumbu meresap, angkat, tiriskan. Panaskan minyak, goreng lele di dalam minyak panas yang banyak hingga matang dan berwarna kuning kecokelatan. Angkat.

2. Tumbuk kasar bawang merah, bawang putih, tomat dan cabai merah. Panaskan minyak, tumis campuran bumbu dan ketumbar hingga harum.

3. Masukkan potongan lele goreng, aduk rata. Tambahkan lengkuas, garam, gula pasir dan air jeruk nipis. Masak sambil sesekali diaduk hingga bumbu meresap. Angkat. Atur di dalam pinggan saji. Hidangkan segera.

Untuk 4 Porsi

Tip: Lele bisa diganti dengan ikan lain sesuai selera.


Resep Baru, Pie Modifikasi

Bosan menikmati pie dengan cita rasa yang itu-itu saja. Coba ganti bahan isinya dengan vla kurma, citarasa legit, manis dan lembut khas kurma memberikan rasa baru yang menggoda.
Selamat Mencoba

Modifikasi Resep/Dapur Uji/Food Stylist/Foto: Budi Sutomo

Pie Kurma

Bahan Kulit:
500 g tepung terigu protein sedang/cap segi tiga
300 g margarin
100 g gula halus
4 butir kuning telur
1 sdm susu bubuk
2 sdm air es
1/2 sdt garam halus
Bahan Isi:
2 sdm tepung maizena
450 ml susu tawar cair
100 g gula pasir
200 g kurma, haluskan
1 sdt bubuk agar-agar putih
1/4 sdt garam halus

Cara Membuat:
1. Kulit: Campur tepung terigu, susu bubuk, margarin, gula halus, kuning telur, air es dan garam. Aduk bahan kulit dengan garpu atau menggunakan dua buah pisau hingga terbentuk butiran-butiran halus. Giling adonan setebal 1/2 cm.

2. Siapkan cetakan pie beroles margarin. Masukkan adonan kulit yang sudah diukur sesuai besar cetakan. Tekan-tekan kulit pie hingga melekat sempurna. Rapikan bentuknya dan tusuk-tusuk dasarnya menggunakan garpu.

3. Oven kulit pie pada suhu 180 derajat celcius selama 30 menit atau hngga kulit matang dan berwarna kuning kecokelatan. Angkat, dinginkan. Keluarkan kulit pie dari cetakkan.

4. Isi: Larutkan tepung maizena, gula pasir, kurma, bubuk agar-agar dan garam ke dalam susu tawar cair, aduk rata. Didihkan sambil diaduk terus hingga matang dan mengental. Angkat, sisihkan.

5. Penyelesaian: Ambil kult pie, masukkan satu sendok makan adonan isi. Beri beberapa potong kurma di atasnya. Hidangkan.
Untuk 8-10 Buah

Tip:
Menusuk dasar adonan kulit dengan garpu bertujuan agar kulit tidak menggembung saat di oven. Isi bisa dimodifikasi sesuai selera. Misalnya kurma diganti labu kuning, cokelat blok atau durian dengan jumlah ukuran yang sama.

Tanya Jawab Gizi & Kuliner di Majalah Wanita

Budi Boga Di Majalah Wanita Sartika
Untuk menambah wawasan dan pengetahuan pembaca majalah wanita Sartika, di setiap edisi selalu mengetengahkan tanya jawab seputar boga. Nama rubriknya adalah SEPUTAR DAPUR. Selain berisikan informasi singkat tentang hal-hal yang terkait dunia makanan. Rubrik ini juga menjadi ajang komunikasi aktif antara pembaca dengan majalah.
Permasalahan seputar gizi dan kuliner bisa di ajukan, asal menempelkan kupon "seputar dapur" semua pertanyaan pasti akan dijawab langsung oleh saya. Salam.

PENGETAHUAN RESEP UNTUK MAKANAN BAYI SEHAT ALAMI


Ditilik dari kebutuhan zat gizinya dan sistem pencernaannya. Bayi digolongkan dalam usia rentan. Bayi juga tidak bisa memilih makananya sendiri sehingga, orang tua sangat berperan penting terhadap pemberian makanan terhadap bayi. Buku ini mengulas tuntas seluk beluk makanan bayi, mulai dari pemilihan bahan, menu hingga kebutuhan gizi bayi.

BUKU MAKANAN BAYI PENDAMPING ASI
Penulis: Budi Sutomo
Judul: Makanan Pendamping ASI
Penerbit: PT Penerbit Sarana Bobo, Gramedia Group
Pemesanan: Unit Layanan Jual. 021-5306263-
E_mail: ulj@gramedia-majalah.com
Harga: Rp. 32.000
Resensi:
Sesuai anjuran WHO, bayi harus diberikan ASI eklusif selama 6 bulan. Setelah masa ini bayi harus mulai diberikan makanan pendamping ASI, mengingat ASI sebagai makanan utama sudah ASI sudah tidak mencukupi kenutuhan gizi bayi. Buku ini mengulas lengkap, mulai dari teori pengetahuan menyusun makanan bayi, cara pemilihan bahan yang tepat dengan kandungan gizinya, makanan pantangan bayi, menghadapi risiko alergi dan tentu resep makanan lengkap dengan kandungan gizinya.Resep digolongkan berdasarkan usia bayi sehingga memudahkan Anda memilih makanan yang tepat sesuai dengan perkembangan usia bayi. Semua resep sudah lolos dapur uji sehingga sesuai untuk konsumsi bayi.

Tanaman Hias Daun - Aglaonema


AGLAONEMA
Tanaman Hias Daun Pembawa Hoki
Penulis & foto: Budi Sutomo
Diantara sekian banyak tanaman hias indoor, aglaonema (Aglaonema sp.) memang ratunya. Bukan karena keindahan bunganya, namun warna dan corak daun yang memikat. Pantas saja jika tanaman ini bisa di patok 200 ribu per lembar daun. Perhatikan media tanam dan perawatan agar si cantik ini tumbuh subur dan tampil prima.

Aglaonema berasal dari bahasa Yunani yaitu aglaos yang berarti terang dan nema yang berarti benang sari yang bersinar. Sebenarnya aglaonema bukan tanaman baru, dulu orang mengenal dengan sebutan Sri Rejeki. Konon orang yang menanam tanaman ini dan tumbuh subur akan mendapatkan banyak rizki. Terlepas dari mitos pembawa hoki, aglaonema kini makin banyak diminati para kolektor tanaman hias. Apalagi setelah disilangkan dan terbentuk varietas baru yang langka. Jenis silangan baru seperti varietas Aglaonema Costatum Snow White harganya lumayan mahal. Jangan berkecil hati, banyak varietas lain seperti aglaonema costatum yang berdaun hijau dan Aglaonema parrot jungle dengan daun keperakan dijual lebih murah, kisaranya antara 15 – 25 ribu per pot.

Cocok Sebagai Tanaman Indoor

Aglaonema sudah ada di Indonesia sejak lama, terbukti dengan ditemukannya Aglaonema novoguineense Engl, dan Aglaonema simplex BL di Kebun Raya Bogor pada tahun 1920. Aglaonema berasal dari Negara Asia beriklim tropis, seperti Filipina, Thailand dan Malaysia. Di habitat aslinya, tanaman famili Araceae ini hidup di hutan tropis yang teduh. Cocok diletakan sebagai penghias teras, tanaman indoor (tanaman hias ruangan), table plant (diletakan di atas meja) atau di tanam dilahan yang teduh. Sisi menarik dari aglaonema sebenarnya bukan dari bunganya, namun daunya yang semarak dengan corak aneka warna. Tanaman juga tahan dalam ruangan ber-AC hingga satu bulan, jadi tak perlu repot mengganti bunga setiap hari seperti jika Anda meletakkan bunga potong.

Tidak Tahan Kering

Menanam aglaonema sebenarnya tidak sulit. Banyak cara bisa dilakukan, seperti cara vegetatif (setek batang, pemisahan rumpun/anakan) dan generatif (penyemaian biji). Setek batang dan pemisahan anakan merupakan cara paling mudah dilakukan. Untuk setek batang, pilih batang yang sudah tua, potong dengan menyisakan dua mata tunas. Tanam dalam media pasir halus dan siram secara teratur. Setelah satu bulan biasanya batang sudah berakar dan daun mulai muncul.
Pemisahan anakan juga cara cepat mendapatkan tanaman baru. Pilih anakan yang sudah memiliki tiga atau empat lembar daun. Dungkir tanahnya dan pisahkan anakan menggunakan pisau tajam. Pisahkan dengan hati-hati agar akar tidak rusak. Proses selanjutnya tinggal menanam pada media berupa campuran tanah berhumus, pupuk kandang, pasir halus dan papan pakis/sabut kelapa (dihaluskan) dengan perbandingan 1:1:1:1. Siram secara teratur dan beri pupuk NPK (Natrium, Phospor dan Kalium) slow release setiap tiga bulan sekali. Dosisnya cukup 1 sendok teh per tanaman. Agar tanaman tampil prima, pupuk daun seperti Vitablum bisa di berikan setiap bulan sekali.
Meletakan aglaonema sebaiknya di tempat yang teduh/ternaungi, aglaonema tidak suka bermandikan sinar matahari. Kelebihan sinar menyebabkan daun mengecil, kekuningan, keriting bahkan menyebabkan kematian. Bersihkan daun dengan kain lap basah agar daun terlihat mengkilat dan bersih.

Waspadai Serangan Kutu Daun
Tanaman aglaonema merupakan jenis tanaman perdu tidak berkayu. Seluruh bagian tanama banyak mengandung air sehingga mudah sekali busuk jika kelebihan air siraman. Gulma penggangu seperti rumput liar dan daun tua juga harus rutin dibuang. Tutup permukaan pot dengan kerikil agar tanaman terlihat lebih bersih penampilannya.
Bagian tanaman yang sering terserang hama adalah daun dan batang. Daun aglaonema suka menjadi tempat bersarangnya Mealy bugs atau kutu daun. Semprot dengan isntektisida Malathion untuk mengatasi Mealy bug. Busuk akar dan batang pada aglaonema bisa disebabkan jamur Botrytis, batang akan berwarna kelabu dan akhirnya membusuk. Lakukan penyemprotan fungisida secara berkala untuk mengatasi serangan jamur pembusuk. Selamat Berkebun.
Teks: Budi Sutomo