Jangan salah pilih, inilah ubi jalar UNGU yang benar


Ubi Ungu
Cegah Kanker

& Kaya Vitamin A

Banyak orang bingung memilih ubi jalar ungu (Ipomea batatas poiret) untuk membuat cake, kue talam atau kue-kue yang lain. Karena ada jenis ubi yang kulitnya ungu namun dagingnya berwarna kuning.

Teks & Foto: Budi Sutomo

Banyak varietas ubi jalar, sepeti ubi jalar putih, kuning dan ungu. Komposisisi zat gizinya hampir sama namun varietas ubi jalar ungu lebih kaya akan kandungan vitamin A yang mencapai 7.700 mg per 100 g. Ratusan kalilipat dari kandungan vitamin A bit dan 3 kali lipat dari tomat.

Setiap 100 g ubi jalar ungu mengandung energi 123 kkal, protein 1.8 g, lemak 0.7 g, karbohidrat 27.9 g, kalsium 30 mg, fosfor 49 mg, besi 0.7 mg, vitamin A 7.700 SI, vitamin C 22 mg dan vitamin B1 0.09 mg.


Kandungan betakaroten, vitamin E dan vitamin C bermanfaat sebagai antioksidan pencegah kanker dan beragam penyakit kardiovaskuler. Ubi juga kaya akan karbohidrat dan energi yang mampu mengembalikan tenaga. Kandungan serat dan pektin di dalam ubi jalar sangat baik untuk mencegah ganguan pencernaan seperti wasir, sembelit hingga kanker kolon.

TIPS MEMBUAT KUE KERING


Mengaduk Kue Kering

Banyak orang mengeluh malas membuat kue kering karena proses pembuatanNya yang lama dan perlu ketelatenan ekstra. Apalagi saat mengaduk adonan sugar dough atau yang lebih populer disebut adonan pasir. Yang mana semua bahan dicampur menjadi satu dan diaduk-aduk menggunakan garpu atau pisau hingga berbutir-butir. “Tangan bisa gempor,” kata rekan di tim dapur uji setiap kali membuat kue kering
.

Jangan berkecil hati, gunakan mixer satu mata gigi untuk mengaduk adonan kue kering. Jangan menggunakan dua mata gigi karena mata pisau bisa tidak berjalan karena selip akibat adonan yang berat. Hasilnya, selain mempersingkat waktu pengadukan, adonan juga tercampur rata dan tekstur kuepun renyah. Caranya gampang, Anda tinggal memasukkan bahan kering terlebih dahulu, seperti tepung, susu bubuk, garam, gula dan cokelat bubu. Setelah tercampur rata baru ditambahkan kuning telur dan mentega/margarin sedikit demi sedikit. Aduk dengan kecepatanm 1 hingga adonan berbutir-butir. Padatkan adonan, giling dan cetak sesuai selera. Teks&Foto: Budi Sutomo

Water Chestnut, seperti Apa Bentuknya dan Apa manfaatnya?

Water Chestnut

Cegah Sembelit
& Panas Dalam

Teks/Foto: Budi Sutomo

Sayuran dari umbi ini banyak diolah sebagai bahan baku masakan. Walaupun belum populer penggunaanya, kuliner Indonesia telah lama mengenal bahan ini. Beberapa resep seperti sup, salad, atau asinan bisa menggunakan bahan ini. Water Chestnut (Eleocharis dulcis) juga bisa menggantikan fungsi bengkuang atau lobak di dalam masakan.


Water chestnut merupakan umbi dari tanaman air. Mempunyai rasa kombinasi antara bengkuang dan lobak. Nutrisi terkandung di dalam bahan pangan ini adalah vitamin, mineral dan zat fitonutrien. Setiap 100 g water chestnut mengandung energi 70 kkal, karbohidrat 17 g dan protein 1 g. Manfaat dari Sayuran umbi ini adalah mampu menurunkan panas dalam, mencegah kanker, menurunkan berat badan, mengatasi demam, mengatasi diare dan memperlancar proses pencernaan. Serat yang tinggi di dalam water chestnut bermanfaat mencegah kanker kolon dan mengeluarkan zat karsinogen dari saluran pencernaan. Selain di jus, sayuran ini bisa diolah menjadi isi sup, ditumis maupun sebagai campuran salad. Di Jakarta bisa diperoleh di swalayan terkemuka seperti di Ranch Market, Kem Chick kemang, Sogo supermarket atau di Diamond supermarket-Kelapa Gading Mal. Dijual dalam kondisi segar maupun kalengan.