Rahasia Sukses Diet Rendah Kalori

Langsing dengan Diet Rendah Kalori

Sudah saatnya Anda membuang jauh-jauh pola pikir gemuk sebagai simbol kemakmuran. World Helath Organisation (WHO) menyebutkan, kegemukan/obesitas merupakan penyakit epidemi dunia yang harus diberantas karena komplikasi yang ditimbulkan. Lakukan diet rendah kalori sekarang juga sebelum beragam penyakit menghampiri Anda.

Perubahan pola makan serba instan, tinggi lemak, banyak mengandung gula dan protein, ditambah kurangnya olahraga menjadikan semakin banyak orang mengalami obesitas. Kondisi ini harus dicegah karena selain mengurangi estetika penampilan diri, obesitas juga memicu timbulnya beragam penyakit seperti diabetes melitus, stroke, darah tinggi, serangan jantung hingga kanker.

Obesitas terjadi karena adanya penumpukan lemak tubuh melebihi batas normal, ujar Dr. Waluyo Soerjodibroto, Sp.G, PhD, ahli gizi dari RSCM. Di dalam tubuh, kelebihan kalori akibat asupan makanan berlebih akan ditimbun dalam bentuk lemak. Jika lemak tidak dibakar untuk beraktifitas, timbunan lemak akan semakin menumpuk, hal inilah yang menyebabkan orang mengalami obesitas, imbuh Waluyo. Jika dulu, obesitas lebih didominasi orang-orang diatas 40 tahun. Saat ini remaja dan anak-anak juga banyak mengalami obesitas. Seperti penelitian yang dilakukan International Obesity Task Force (IOTF) bekerjasama dengan WHO, hasil penelitiannya menunjukan, satu dari sepuluh anak di dunia mengalami kelebihan berat badan. Bahayanya lagi, obesitas pada anak beresiko menimbulkan kebutaan ketika usianya 20-an dan setelah usia 35 tahun biasanya menderita gangguan ginjal, diabetes dan darah tinggi, papar Prof.Philip James, ketua IOTF.


Kecenderungan meningkatnya obesitas disebabkan banyak faktor, seperti kelebihan konsumsi makanan karena ekonomi dan kesejahteraan masyarakat yang meningkat. Kurangnya aktifitas fisik dan olahraga juga menjadi penyebab lainnya. Sebagian kasus obesitas juga bisa disebabkan faktor psikologis, seperti stress yang dapat memicu sebagian orang menjadi lebih banyak makan. Walaupun belum ada penelitian pasti, faktor genetik juga diduga menjadi penyebab lain dari obesitas.


Apakah anda obesitas?


Untuk mengetahui apakah tubuh kita mengalami obesitas sebenarnya mudah dan bisa dilakukan sendiri. Menurut Waluyo, untuk menentukan seseorang mengalami obesitas atau tidak bisa dilakukan dengan pengukuran Body Mass Index (BMI), standar yang sudah ditetapkan WHO. Caranya, BMI diukur menggunakan rumus berat badan (kg) : tinggi badan2 (m2) sehingga satuannya kg/m2. contohnya jika berat badan Anda 70 kg dan tinggi badan 1,65m, perhitunganya adalah 70: (1,65 x 1,65) = 25,3. dari tabel BMI, Anda termasuk overweight.





Umur (th) Berat Badan Kebutuhan Kalori


PRIA
10-12 30 1.950
13-15 40 2.200
16-19 53 2.360
20-59 56 2.700
>60 56 1.960
WANITA
10-12 32 1.750
13-15 42 1.900
16-19 46 1.850
20-59 50 2.100
>60 50 1.700

BMI Weight Status
Di bawah 18.5 Underweight
18.5-24.9 Normal
25.0-29.9 Overweight
30. ke atas Obese
Sumber: National Health Institut


Kendalikan dengan diet rendah kalori


Banyak cara bisa dilakukan untuk menurunkan berat badan, Waluyo menyarankan melakukan pengaturan asupan makanan dengan diet rendah kalori untuk menurunkan dan mengontrol berat badan ideal. Diet rendah kalori ini digolongkan menjadi tiga jenis, diet rendah kalori I dengan asupan kalori perhari 1200 kal, jenis ini mampu menurunkan berat badan dengan cepat namun beresiko tubuh kekurangan vitamin B kompleks. Diet rendah kalori II dengan asupan kalori 1500 kal terbukti efektif menurunkan berat badan. Diet kalori golongan ke III dengan asupan kalori 1700 kal/hari, diet golongan ke tiga asupan kalorinya lumayan banyak sehingga harus diimbangi dengan olahraga teratur agar lebih efektif menurunkan berat badan. Dari ketiga jenis ini diet golongan II paling banyak dilakukan karena jumlah kalornya tidak terlalu sedikit sehigga tidak menimbulkan rasa terlalu lapar bagi yang menjalani.


Berikut contoh menu diet rendah kalori II selama satu hari.

Bahan Pangan Pagi Siang Malam
Beras 30 g 35 g 35 g
Telur 50g - -
Sayuran 100g 150g 150g
Gula pasir 10 g - -
Daging - 100g 50g
Tempe/Tahu - 50g 50g
Minyak - 10g 5g
Buah 100g 100g 100g
Diadaptasi dari: Penuntun Diit, bagian Gizi RSCM dan Persatuan Ahli Gizi Indonesia





Tip Sukses Diet Rendah Kalori
Diet keras Anda tidak akan berhasil jika tidak memperhatikan hal-hal berikut ini
1. Hindari ngemil makanan berlemak, kue-kue manis berbahan tepung, cokelat dan ice cream karena walaupun sedikit bahan pangan ini berkalori tinggi.
2. Jika timbul rasa lapar dan belum saatnya makan, atasi dengan mengkonsumsi buah atau sayuran karena bahan pangan ini kaya serat yang akan memberikan rasa kenyang lebih lama.
3. Jangan mengolah bahan pangan dengan digoreng, gunakan metode memasak dikukus, direbus atau dipanggang. Metode memasak ini tidak menggunakan minyak sehingga konsumsi lemak dapat diminimalkan.
4. Hindari sumber karbohidrat simpleks seperti gula, permen dan sirup. Konsumsi karbohidrat kompleks seperti kentang, nasi, roti dan jagung, jenis karbohidrat ini lebih lambat diserap tubuh.
5. Jika membeli daging, pilih daging tanpa lemak, hindari jeroan, kulit dan brutu. Bagian ini merupakan sumber lemak.
6. Olah raga teratur agar kelebihan lemak bisa dibakar
7. Kontrol diri dan disiplin yang tinggi sangat mempengaruhi keberhasilan diet Anda. BUDI SUTOMO

Masuk Peringkat 100 Blog Indonesia 2006 & Maverick's Click of The Week

Bukan mau pamer, bukan mau narsis, bukan mau nyombong. Yang pasti aku lagi seneng karena blogku dipilih oleh Maverick's sebagai maverick's click of the week . Tak cuma itu, di awal tahun 2007, blog ini masuk dalam 100 blog Indonesia 2006. Walaupun di urutan 52, rasanya tersanjung sekali. asli seneng...

BUKU MAKANAN BAYI PENDAMPING ASI


Ditilik dari kebutuhan zat gizinya dan sistem pencernaannya. Bayi digolongkan dalam usia rentan. Bayi juga tidak bisa memilih makananya sendiri sehingga, orang tua sangat berperan penting terhadap pemberian makanan terhadap bayi. Buku ini mengulas tuntas seluk beluk makanan bayi, mulai dari pemilihan bahan, menu hingga kebutuhan gizi bayi.


BUKU MAKANAN BAYI PENDAMPING ASI

Judul: Makanan Pendamping ASI
Penerbit: PT Penerbit Sarana Bobo, Gramedia Group
Penulis: Budi Sutomo
Pemesanan: Unit Layanan Jual. 021-5306263- E_mail; ulj@gramedia-majalah.com
Harga: Rp. 30.000

Resensi:
Sesuai anjuran WHO, bayi harus diberikan ASI eklusif selama 6 bulan. Setelah masa ini bayi harus mulai diberikan makanan pendamping ASI, mengingat ASI sebagai makanan utama sudah ASI sudah tidak mencukupi kenutuhan gizi bayi. Buku ini mengulas lengkap, mulai dari teori pengetahuan menyusun makanan bayi, cara pemilihan bahan yang tepat dengan kandungan gizinya, makanan pantangan bayi, menghadapi risiko alergi dan tentu resep makanan lengkap dengan kandungan gizinya.
Resep digolongkan berdasarkan usia bayi sehingga memudahkan Anda memilih makanan yang tepat sesuai dengan perkembangan usia bayi. Semua resep sudah lolos dapur uji sehingga sesuai untuk konsumsi bayi.

RESEP KUE KERING KLASIK, PRAKTIS & EKONOMIS

Hari raya seperti Lebaran atau Natal identik dengan kue kering. Tidak ada salahnya, sesekali Anda membuat kue kering sendiri di rumah. Selain menghemat biaya, menyajikan kue kering bikinan sendiri tentu lebih membanggakan.

Jangan bingung dengan resepnya, Resep nastar klasik ini sudah dicoba berulang kali dan hasilnya maksimal. Kue harum, lezat dan teksturnya renyah. Resep ini juga cocok diterapkan untuk berwirausaha boga.Selamat Berkreasi.
Resep/Dapur Uji/Foto: Budi Sutomo



NASTAR KLASIK

Bahan:
250 g tepung terigu rendah protein/soft wheat/cap kunci
40 g tepung maizena
180 g mentega/margarin
20 g susu bubuk
50 g gula halus
2 butir kuning telur
1/4 sdt garam halus
Cengkih untuk hiasan

Selai Nanas:
400 gr nanas matang, parut
200 g gula pasir
3 buah cengkih
5 cm kayu manis/ 1/4 sdt bubuk kayu manis
1/4 sdt garam halus
Olesan, aduk rata:
3 butir kuning telur
2 sdm susu tawar cair/ 1 sdm susu bubuk, larutkan dengan 2 sdm air

Cara Membuat:
1. Campur tepung terigu, tepung maizena dan susu bubuk, aduk rata/ayak.
2. Tambahkan gula halus, kuning telur, mentega/margarin dan garam ke dalam campuran tepung. Aduk dengan garpu atau mixer kecepatan rendah (gunakan satu gigi)hingga terbentuk adonan yang berbutir-butir.
3. Padatkan adonan dengan tangan atau sendok kayu sehingga terbentuk adonan yang bisa dipulung/dibentuk.
4. Ambil sejumput adonan, bentuk menjadi bulatan, pipihkan. Isi tengahnya dengan 1/2 sendok teh selai nanas. Bulatkan kembali.
5. Atur kue yang telah dibentuk di atas loyang beroles margarin. Olesi permukaannya dengan bahan olesan. Tancapkan satu buah cengkih di atasnya.
6. Panggang kue dalam oven bertemperatur 150 derajat celcius selama 20 menit atau hingga kue matang dan berwarna kuning kecokelatan. Angkat, dinginkan. Simpan dalam stoples kedap udara.
7. Selai Nanas: Campur parutan nanas, gula pasir, kayu manis, cengkih dan garam, aduk rata. Panaskan sambil terus diaduk hingga terbentuk adonan selai yang kental. Angkat, dinginkan.
Untuk 550 g

Tip:
Jangan mengaduk adonan dengan tangan terlalu lama karena panas tangan akan mencairkan lemak dalam adonan. Akibatnya kue kering akan keras/tidak rapuh. Aduk seperlunya, asal adonan sudah bisa dibentuk. Untuk variasi rasa, selai nanas bisa diganti selai sesuai selera.

ANEKA RESEP OLAHAN JAGUNG


KREASI HIDANGAN DARI JAGUNG

Judul: Kreasi Hidangan dari Jagung

Penulis: Budi Sutomo

Penerbit: PT. Primamedia Pustaka (Gramedia Group)

Percetakan: PT. Gramedia

Pemesanan: Unit Layanan Jual. Gedung Gramedia Majalah lantai 2. Jl. Panjang No 8A. Kebon Jeruk. Jakarta Barat. 11530. Tel: 021-5306263. Pemesanan luar negeri tambah ongkos kirim.

E. Mail: ulj@gramedia-majalah.com

Harga: Rp. 30.000

Resensi:

Jagung merupakan bahan pangan yang sangat familiar di masarakat kita. namun, jagung belum dimanfaatkan secara maksimal sebagai bahan baku snack, kue atau hidangan. Harga Jagung relatif murah dan mudah didapat, menguntungkan sebagai bahan baku menu atau hidangan untuk berwirausaha boga.

Sayangnya saat ini belum banyak penganekaragaman dari jagung, Padahal dilihat dari kandungan gizinya, jagung kaya akan karbohidrat, vitamin dan beragam mineral penting lainnya. Karbohidratnya yang tinggi, cocok sebagai alternatif sumber kalori pengganti nasi. Jagung juga kaya akan serat dan rendah kalori, sangat baik bagi Anda yang sedang menjalani diet menguruskan badan.

Lewat buku ini penulis memang sengaja memilih jagung sebagai tema utama. Tujuannya agar penganekaragaman pangan non beras dan non terigu lebih optimal. Pada bab pertama diulas tentang pengenalan bahan. Mulai dari bahan utama, teknik pembuatan, mengenal alat dan tentu saja aneka resep hidangan dari jagung. Bahan diulas, mulai dari bahan dasar hingga bahan pendamping. Semua diulas satu-persatu hingga pembaca bisa kenal lebih dekat masing-masing bahan yang digunakan dalam buku ini.

Bab ke dua diisi dengan resep aneka olahan jagung. Mulai dari Sup Jagung, Talam Jagung Manis, Popcorn Jagung, Barbeque Jagung Mentega, Cantik Manis Jagung, Mini Pizza Jagung, Pie Ragout Jagung, Kue lumpur Jagung, Puding Jagung Manis, Custard Jagung, Roti Donat isi Salad Jagung, Cup Cake Jagung, Dadar Gulung Kumbu Jagung, Klappertaart Jagung, Marning Jagung, Dodol jagung, Kroket Jagung, Bakwan Jagung Udang, Es Jagung Manis, Pudak Jagung Durian, Corn Cake Bread, Sosis Jagung, Souffle Jagung, Galantin Jagung, Frittata Jagung, Bubur Jagung Pandan, Amparan Tatak Jagung. Corn Cookies, Cream Soup Jagung, Abug Jagung Mutiara dan Corn Smoothie With Orange.

Resep ditulis dengan bahasa yang jelas dan mudah di pahami, semua resep disertai dengan foto dan step cara pembuatan sehingga mudah diikuti pemula. Hanya resep yang lolos dapur uji yang disajikan dalam buku ini.

Terimakasih Kepada Tabloid Saji & Penerbit PT. Primamedia (Gramedia Group)

TERIMAKASIH.....

Tablid Saji merupakan bacaan wajib bagi para praktisi kuliner, pelaku wirausaha boga dan siapa saja yang hobi masak atau pecinta makanan enak. Saya pembaca tabloid ini semenjak edisi perdana karena sangat informatif dan bermanfaat. Rasanya ada yang kurang jika ada edisi terlewat.

Rubrikasinya sangat beragam, dibagi dalam tiga kelompok. RESEP, didalamnya memuat Saji Unggul, Menu Minggu Ini, Saji Nusantara, Favorit Anda, Saji Kreasi, Pasti Jadi, Resep Seleb, dan Utak-Atik. Kategori INFO, ada rubrik Ini-Itu, Top-Tip dan Tanya Pakar. ARTIKEL, Plesir, Kisah Sukses, Peluang dan Artikel. Rubrik ini mewadahi semua informasi tentang dunia boga.

Beberapa edisi Saji sebelumnya dan pada edisi No 86/TH-IV yang beredar tanggal 29 November 2006. Tabloid Saji dan Penerbit Buku PT. Primamedia Mengiklankan dua buku saya yang

berjudul Cake & Tart serta buku Kue Tradisional. Kepada Penerbit, PT. Primamedia dan Tabloid Saji, saya atas nama pribadi mengucapkan terimakasih atas dimuatnya kedua buku saya tersebut. Semoga Tabloid Saji tetap menyajikan hidangan yang Lezat, Praktis dan menjadikan pembacanya Kreatif, sesuai slogan tabloid ini, Salam.

Menu Diet Penyakit Maag dan Ganguan Pencernaan



Selain pengobatan medis, penderita maag dan ganguan pencernaan memerlukan menu diet khusus untuk mempercepat penyembuhan. Syaratnya, makanan harus bertekstur lembut/lunak, tidak merangsang produksi asam lambung, porsinya kecil namun sering diberikan (setiap 3 jam). Makanan juga harus memenuhi kecukupan gizi tubuh, baik protein, karbohidrat, vitamin, mineral dan air.

Bahan pangan yang mengandung gas seperti, kol, kembang kol, nangka, durian, minuman bersoda, kopi dan alkohol harus dihindari. Jangan menggunakan bahan pangan berbumbu tajam yang dapat merangsang produksi asam lambung. Misalnya cabai, cuka, asam jawa, belimbing wuluh, asam kandis, asam gelugur, jeruk nipis dan lada.

Bahan pangan yang susah dicerna seperti beras ketan, singkong, jali, ubi, butter cream, kue tart sebaiknya dihindari. Begitu juga dengan bahan pangan berserat tajam seperti kedondong dan nenas.

Teknik pengolahan sebaiknya menggunakan metode rebus dan kukus. Cara memasak ini akan menghasilkan makanan bertekstur lembut/lunak. Hindari memasak dengan cara digoreng atau dipanggang, selain makanan menjadi kering, liat dan keras. Memasak dengan cara ini banyak menggunakan minyak yang dapat merangsang rasa mual.

BUBUR WORTEL MAIZENA

Bahan:
2 sdm tepung maizena
60 g nasi putih
600 ml kaldu ayam/daging
40 ml wortel, parut
50 g daging ayam cincang tanpa lemak
1/4 sdt garam halus

Cara Membuat:
1.
Larutkan tepung maizena dengan kaldu, aduk rata.
2. Didihkan sambil diaduk hingga tekstur mengental.
3. Masukkan nasi putih, daging ayam cincang, parutan wortel dan garam. Masak sambil di aduk hingga nasi menjadi lunak dan semua bahan matang.
4. Angkat, masukkan dalam mangkuk/tempat saji. Hidangkan hangat.
Untuk 2 Porsi


Resep/Dapur Uji/Food Stylist: Budi Sutomo