RAHASIA SUKSES MEMBUAT KUE SUS ATAU CHOUX PASTRY







KIAT JITU KUE SUS
MENGEMBANG SEMPURNA
Penulis: Budi Sutomo

Siapa yang ngga kecewa kalau bikin kue baik itu cake, bolu, roti dan aneka jenis kue yang lain, eh…gagal?!. Pembaca tentu bertanya-tanya apa sih yang salah ?, memang banyak sekali faktor yang menyebabkan kue menjadi gagal, terutama untuk pemilihan bahan harus berkualitas, timbangan harus tepat dan tehnik pempuatanya juga harus sesuai dengan jenis kue yang akan di buat.

Choux Pastry atau cream puff yang sering kita sebut kue sus, adalah salah satu dari jenis kue yang memerlukan perhatian khusus dalam tekhnik pembuatanya. Agar pembaca tidak gagal dalam membuat kue sus cobalah beberapa tips berikut :
Pemilihan Bahan
Bahan dasar dari kue sus adalah tepung terigu, telur, lemak dan air. Untuk kue sus sebaiknya pilih tepung terigu yang kandungan glutennya sedang atau medium wheat, karena kue ini tidak memerlukan proses fermentasi dalam teknik pembuatanya. Telur adalah pembentuk kerangka yang mengembangkan kue selama proses pembakaran, selain itu telur juga memperbaiki warna kerak kue lebih kuning, aroma yang gurih dan kue lebih bergizi karena kandungan protein yang tinggi. Untuk kue sus sebaiknya pilih telur yang baru dengan bentuk seragam dan tidak cacat. Lemak ada dua macam yaitu lemak nabati yang lazim kita sebut dengan margarin dan lemak hewani atau mentega. Kedua jenis lemak ini memiliki aroma yang berlainan. Jika anda menginginkan aroma kue yang ringan pilihlah margarin dan untuk aroma yang lebih berat dengan rasa dan aroma susu yang nyata anda bias menggunakan mentega.
Metode Pembuatan
Kue sus dibuat dengan teknik adonan rebus, yang mana semua bahan direbus bersama-sama kecuali telur. Setelah adonan matang dan kalis angkat dari perapian, proses selanjutnya adalah memasukan telur satu persatu setelah adonan dingin. Tahap memasukan telor merupakan tahap terpenting yang harus diperhatikan, telur dimasukan setelah adonan suam-suam kuku atau hangat. Jika telur dimasukan dalam keadaan adonan panas maka kue sus tidak akan mengembang karena telur telah matang sebelum di oven.
Proses pengovenan juga memegang peranan penting, yang harus diperhatikan saat kue masuk sebaiknya oven dalam suhu tinggi sekitar 190/200oC, ini bertujuan agar kerangka kue mengembang sempurna. Setelah kue mengembang, turunkan suhu oven menjadi 150/160oC derajat celcius, tentunya agar warna kue kuning kecoklatan, seragam dan terbentuk kulit/remah kue yang baik. Hal lain yang perlu diperhatikan adalah jangan anda membuka oven 15 menit pertama, karena saat ini kue sedang membentuk kerangka dan akan turun kembali jika anda membuka pintu oven.
Pemilihan loyang juga perlu diperhatikan. Untuk kue sus, gunakan loyang kue yang tidak terlalu tebal karena loyang tebal akan lambat dalam menghantarkan panas, kondisi ini akan menghasilkan kulit kue yang terbentuk akan lebih tebal. Hindari juga penggunaan olesan mentega yang terlalu tebal dan jangan sekali-sekali menggunakan tepung taburan, hal ini akan berakibat yang sama. Kue sus sangat mudah lepas, berbeda dengan cake, jadi olesan lemak tipis tanpa taburan tepung sudah cukup.
Variasi Kue Sus
Kue sus sangat fleksibel untuk di padupadankan dengan berbagai macam isi, jika anda sudah bosan dengan isi vla, cobalah dengan variasi isi yang lain seperti, diisi pudding, ice cream , ragout udang, selada buah atau dibuat sus kering dengan cara di oven dengan api kecil maupun digoreng.
Dengan memperhatikan pemilihan bahan dan teknik pembuatan yang baik dan benar kami percaya kegagalan dalam membuat kue sus akan menjadi masa lalu anda. Have a nice cooking! * (
Budi Sutomo)

Iklan Masakan Bimoli, Royco, Kecap Bango, Simas Margarin, Saus ABC. Siapa dan Dimana Membuatnya?












CONTOH IKLAN PRODUK MAKANAN DARI F&B PH FOOD
PH yang bergerak dibidang makanan ini diprakasai oleh Budi Sutomo.S.Pd. Sarjana Lulusan Tata Boga IKIP Negeri Semarang. Ph ini menangani iklan masakan untuk Kartu menu Restaurant, Kalender, Booklet Masakan Majalah, Rubrik Masakan Majalah, Buku Masakan, Pamflet. dll.
Klien yang pernah ditangani adalah, Minyak Goreng Bimoli, Simas Margarin, Spaghetti La Fonte, Royco, Kecap Bango, Minyak Goreng Tropical, Anchor Butter, Sirup Testy, Blue Band, Saus dan Kecap ABC, Kcap Nasional, Vicenza Keramik, dll. Ph ini Juga sudah Menerbitkan lebih dari 10 masakan yang sudah diterbitkan oleh PT Primamedia Pustaka-Gramedia Group dan PT Puspa Swara.
Jika Anda ingin memesan atau membuat produk yuang berkaitan denmgan masakan, hubungi saya di: e-mail: budisutomo1975@yahoo.co.id
atau di 021-93359157
Di atas adalah contoh booklet dan iklan masakan yang prnah dibuat dan dimuat di majalah Kartini, Sartika dll.

RAHASIA SUKSES MEMBUAT CAKE, Kenali Bahan Dasarnya




MENGENAL FUNGSI BAHAN DALAM PEMBUATAN CAKE
Penulis: Budi Sutomo

Catatan: Buku CAKE ini ditulis oleh tim termasuk Budi Sutomo. diterbitkan oleh PT Primamedia Pustaka-Gramedia Gorup

Gagal dalam membuat kue memang kejadian yang sering dialami oleh para pemula, terutama untuk jenis kue yang memerlukan teknik pengolahan khusus seperti puff pastry, choux pastray, bread maupun cake. Kita kadang bertanya-tanya, dimana sih letak kesalahanya?. Ukuran sudah ditimbang dengan tepat dan teknik pembuatan sudah diikuti sesuai petunjuk resep, eh... masih juga gagal. Agar pengalaman yang tidak menyenangkan ini tidak terulang, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam proses membuat cake, terutama pengetahuan tentang bahan dasar.

Bahan dasar untuk pembuatan cake dibagi dalam dua jenis. Pertama bahan yang membentuk kerangka susunan, yaitu tepung terigu, telur dan bahan pengembang. Golongan bahan yang kedua , gula, lemak dan susu, bahan ini yang menjadikan tekstur cake empuk.

Tepung Terigu
Tepung terigu memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan dengan tepung yang lain. Terigu terbuat dari biji gandum yang mengandung protein (gluten). Setiap varietas biji gandum mempunyai kandungan gluten yang berbeda-beda, karenanya dipasaran beredar berbagai jenis tepung terigu. Cake tidak memerlukan tepung terigu dengan kandungan protein tinggi (hard wheat). Tepung dengan kadar protein 7 – 9%, dengan butiran yang halus sangat cocok untuk untuk membuat cake dan kue kering. Terigu ini biasanya disebut dengan soft wheat atau terigu lunak. Kandungan proteinya yang rendah membantu selama proses pencampuran karena lebih mudah menyatu dengan bahan-bahan lain. Kekurangannya, tepung jenis ini tidak cocok untuk membuata roti (bread), ini dikarenakan kemampuan daya serap airnya kurang sehingga sulit diaduk dan difermentasikan.

Gula
Dalam pembuatan cake, gula berfungsi sebagai pemberi rasa manis dan membentuk aroma yang khas. Aroma wangi gula terbentuk dari proses karamelisasi selama pembakaran. Bersamaan dengan proses karamelisasi, akan terbentuk reaksi browning atau warna kuning kecoklatan, reaksi ini menjadikan kerak dan remah cake menjadi lebih baik.
Penggunaan gula halus untuk cake sangat dianjurkan. Gula halus sangat mudah larut dengan bahan-bahan lain seperti lemak dan telur, yang nantinya akan menghasilkan cake yang halus dan empuk teksturnya. Gula pasir juga bisa digunakan, hal yang perlu diperhatikan jika menggunakan gula ini adalah, gunakan perbandingan yang sama antara telur dan gula. Hasil kocokan perbandingan 1:1 antara telur dan gula akan menghasilkan kekentalan adonan yang baik. Jika prosentase penggunaan gula lebih tinggi, biasanya cake akan turun bagian tengahnya. Lemak juga mempunyai pengaruh yang sama pada cake.

Lemak
Lemak yang baik untuk cake harus mempunyai kemampuan mengemulsi yang baik dengan rasa dan bau netral. Kita mengenal dua jenis lemak, yaitu lemak hewani yang sering disebut dengan butter dan lemak nabati atau margarin.
Butter termasuk lemak yang paling baik dilihat dari sudut rasa. Aroma dan rasa yang gurih khas butter akan tercipta selama roses pembakaran. Kelemahanya hanya mutu pengadukan dan pengkremannya kurang selama proses mixing, hal ini menjadikan volume cake rendah dengan butiran remah yang kasar. Untuk menghasilkan cake yang baik , gunakanlah perbandingan 60 % margarin dan 40 % butter. Komposisi ini akan meghasilkan cake dengan aroma harum, tekstur halus dan volume yang besar.

Telur
Telur adalah bahan terpenting dalam pembuatan cake. Tanpa telur, susunan kerangka yang berfungsi membentuk susunan volume cake tidak akan terbentuk. Telur mengandung lecithin yang mempunyai daya pengemulsi, sedangkan lutein meningkatkan warna pada cake. Kandungan protein yang tinggi dari telur akan meningkatkan kualitas gizi dari cake selain membentuk rasa gurih yang khas.
Untuk pembuatan cake pilihlah telur yang baru, biasanya memiliki nilai pH 7 – 7,5. Jika anda kesulitan dalam memilih telur segar, pecahkan telur dalam mangkok, jika kuning telur kental dan kuning telur berada di tengah, ini menandakan telur masih baru. Hal lain yang perlu diperhatikan adalah, pilih telur dengan butiran yang seragam, warna cangkang kecoklatan dan tidak retak.

Susu
Walaupun bukan bahan utama, susu sangat berperan di dalam bembuatan cake. Cake yang menambahkan susu biasanya di tandai dengan cita rasanya yang lebih enak, kelembabannya tinggi dan tentunya kandungan gizinya lebih baik. Untuk adonan cake sebaiknya menggunakan susu bubuk, susu jenis ini tidak akan mempengaruhi adonan. Hindari penggunaan susu cair, sifat dari susu cair yang tinggi kandungan airnya akan susah menyatu dengan mentega atau margarin. Akibat yang ditimbulkan, adonan akan turun karena tidak terbentuk emulsi yang baik antara air dalam susu dengan lemak.

Bahan Pemberi Aroma
Sebagian orang menyukai cake yang beraroma, mulai dari aroma buah-buahan yang ringan sampai aroma rempah yang tajam. Dipasaran banyak beredar aneka essence. Seperti vanilla, moca, strawbery, orange, pisang, pandan dll. Essence ini ada yang diekstrak dari bahan alami dengan harga yang biasanya lebih mahal. Namun kebanyakan orang lebih menyukai essence dari zat kimia, selain lebih murah, essence jenis ini memiliki aroma yang sangat mirip dengan bahan makanan yang asli.
Untuk cita rasa alami, gunakan aneka rempah bubuk seperti pala, bubuk jahe, coklat, kayu manis, cengkeh dll. Selain lebih aman karena terbuat dari bahan alami, rempah-rempah ini juga tidak mempengaruhi formulasi adonan karena teksturnya serbuk dan jumlah penggunaanya sedikit.

Bahan Pengembang
Cake dapat mengembang dengan baik, asalkan proses memasukan udara selama proses mixing dilakukan dengan benar. Pengocokan telur dan gula sampai kaku sudah cukup untuk membentuk kerangka dan volume cake. Adakalanya kita kurang percaya diri sehingga masih menambahkan bahan pengembang dan pengemulsi untuk menyetabilkan adonan.
Pada prinsipnya bahan pengembang dibagi dua, yaitu yang berbentuk serbuk seperti baking powder dan yang pasta seperti ovalet. Pengembang serbuk sebaiknya dicampur dengan tepung terigu kemudian diayak. Untuk pengembang yang berbentuk pasta sebaiknya ditambahkan pada saat 10 menit terakhir pengocokan telur dengan gula, atau lemak dengan gula.
Pemilihan bahan yang baik akan menghasilkan cake yang baik pula. Dengan bertambahnya pengetahuan kita tentang bahan dasar pembuatan cake, pembaca akan semakin mahir tentunya, dan kegagalan membuat cake karena kesalahan dalam pemilihan bahan akan menjadi masa lalu anda. “Have a nice cooking!” * Budi Sutomo.

Booklet Iklan masakan Sarden ABC dan Simas Margarin.



Ini adalah dua conmtoh booklet masajakn dimajalah wanita sartika yang pernah aku tangani. jika anda berminat membuat iklan masakan. kontak saya di : 02193359157

Membuat Puding dan Tips Sukses Membuat Puding

VARIASI PUDING LAPIS
Penulis: Budi Sutomo
Fotogerafer: Herman Laksono
Terbit: 2004
Harga: Rp.12.000
Penerbit: Primamedia Pustaka - Gramedia Group

Green Tea Pudding
Bahan:
7 gr bubuk agar-agar warna putih
500 ml susu tawar cair
20 gr tepung maizena, larutkan dengan sedikit air
150 ml air
15 gr bubuk teh hijau
100 gr gula pasir
40 gr ceri merah, potong-potong
40 gr anggur
40 gr nata de coco
40 gr nanas, potong dadu
2 tetes pewarna hijau
Cara Membuat:
1. Rebus air dengan teh hijau, masak hingga mendidih. Angkat, saring. Dinginkan.
2. Campur bubuk agar-agar dengan susu tawar cair dan gula. Aduk hingga bubuk agar-agar dan gula larut.
3. Rebus adonan agar-agar hingga mendih. Tambahkan larutan maizena. Masak kembali hingga mendidih dan tekstur adonan agak mengental. Angkat.
4. Ambil separuh adonan, tuang dalam cetakan pudding yang sudah dibasahi air matang dan diisi potongan buah-buahan. Tuang hingga ½ dari tinggi cetakan.
5. Panaskan kembali sisa adonan, tambahkan air rebusan teh hijau. Masak kembali hingga mendidih. Angkat.
6. Tuang adonan agar teh hijau ke atas adonan pertama yang sudah agak mengeras hingga gelas penuh. Dinginkan hingga membeku. Sajikan dingin.
Untuk 5 Porsi

Nutrisi/Porsi:
Protein: 3.8 gr
Karbohidrat: 31.1 gr
Lemak: 3.5 gr
Energi: 172 kkal

TIP SUKSES MEMBUAT PUDING:
1. Selalu memperhatikan jumlah ukuran air, setiap satu paks agar-agar biasanya 7 gr dan memerlukan 600 ml cairan. kelebihan air akan menyebabkan puding lembek sedangkan kurang cairan akan menyebabkan puding keras. cairan disini adalah semua cairan yang dipakai, termasuk air, susu, jus atau cairan lainya.
2. Basahi cetakan puding dengan air matang sebelum digunakan untuka mencetak agar puding lebih mudah dilepaskan.
3. Merebus susu dan santan untuk puding harus terus menggunakan api sedang dan terus diaduk agar tidak pecah/menggumpal.
4. Gunakan gula pasir yang berwarna putih agar puding tidak keruh.
5. bahan aroma seperti vanili, rum, esen buah atau pasta pandan sebaiknya ditambahkan terakhir kali sesaat sebelum adonan diangkat dari perapian agar aroma tidak menguap.

TRAMPIL MEMBUAT SNACK TRADISIONAL DAN MODERN


RESEP PRAKTIS

SNACK TRADISIONAL DAN MODERN
Penulis: Budi Sutomo
Fotogerafer: Herman Laksono
Penerbit: Primamedia Pustaka. Gramedia Group
Terbit: 2004
Harga: Rp. 22.000

Buku ke 4 saya. di dalamnya mengulas beragam informasi tentang snack tradisonal dan moderen. dapat diperoleh ditoko buku terkemuka.

Hiasan Kue Cantik

Cake, cookies dan puding akan tampil lebih cantik dengan sentuhan hiasan/garnis. Hal yang perlu diperhatikan, hiasan harus bisa dimakan, kecil dan citarasanya mendekati rasa hidangannya. Di pasaran, banyak dijual aneka jenis hiasan. Berikut beberapa diantaranya.

Permen Mutiara Aneka Warna
Terbuat dari gula, bentuknya butiran dengan aneka warna. Mulai dari campuran beragam warna, perak, emas dan merah jambu. Permen ini memberi sentuhan ceria dan cantik sebagai hiasan kue kering, cake, tart atau taburan ice cream.

Chocolate Chips
Bentuknya bisa kerucut atau bulat. Hiasan ini terbuat dari cokelat masak, di pasaran tersedia dua jenis, ada yang meleleh saat di panggang dan yang tidak. Sering dipakai untuk taburan muffin, kue kering dan cake.

Manisan Jelly
Sering digunakan untuk hiasan tart atau aneka dessert. Dibuat dari jelly yang dikeringkan. Rasanya kenyal dan memberi sensasi yang menyenangkan pada rongga mulut.

Coconut Flakes
Dijual dengan rasa manis dan tawar. Manisan kelapa ini biasanya dijual dalam keadaan kering. Warnanya beragam, putih polos, hijau bahkan merah jambu. Cocok sebagai hiasan kue tart atau campuran kue kering. Jangan menyimpan coconut flakes terlalu lama karena akan berbau tengik.

Candy Flowers
Tersedia dalam aneka warna dan bentuk. Hiasan yang terbuat dari gula ini, sangat cantik dipakai untuk hiasan tart, cake atau kue kering.

Manisan Kulit Jeruk
Sering di sebut sebagai mixed pell. Terbuat dari kulit jeruk lemon yang direbus dalam sirup gula. Cocok untuk hiasan puding, minuman atau fruit cake.

Manisan Ceri
Biasanya dijual dalam larutan sirup gula. Tersedia dalam warna merah dan hijau. Hiasan ini paling banyak digunakan, cake, kue kering, pie dan minuman terlihat lebih cantik dengan sentuhan ceri mungil buah ceri.

Manisan Jahe
Terbuat dari jahe yang diawetkan dalam larutan gula, dikeringkan kemudian ditaburi gula pasir. Cantik untuk hiasan aneka puding panas, hot dessert atau campuran sorbet dan kue kering berempah.

Buku Pasta Italia. Memuat Tentang Mengenal Pasta Italia, Resep Pasta serta Tip mengolah Pasta


BUKU PASTA ITALIA
Pengarang: Budi Sutomo
Foto: Herman Laksono
Penerbit: Primamedia Pustaka - Gramedia Group
Terbit: 2004
Harga: 12.000

Buku ini mengulas tentang sejarah pasta, jenis-jenis pasta, tip mengolah dan resep disertai foto. sangat cocok untuk pengusaha restoran, hotel atau anda yang hobi memasak. Bisa didapat ditoko buku terkemuka.

MAMA MIA…
LEZATNYA PASTA ITALIA
Berbicara tentang pasta, pasti tidak bisa dipisahkan dengan Italia, memang dari sinilah bahan pangan kenyal sejenis mi pertama kali dipopulerkan. Lebih dari 400 macam pasta lahir dari bumi Marco polo ini, dan sekarang tersebar hampir di seluruh penjuru dunia. Jadi tidak hanya pizza, olive oil dan keju mozzarella saja yang terkenal bukan? Mari kita jelajahi aneka pasta Italia lebih dekat.
Sejarah Pasta
Banyak orang salah duga kalau pasta berasal dari Italia. Jika di tilik dari sejarahnya, sebenarnya pasta berasal dari negeri tirai babmbu Cina. Sejarah kuliner Tiongkok telah mengenal mi sebagai cikal bakal pasta. Awalnya pada tahun 1295 Marco Polo membawa oleh-oleh mi setelah berkunjung ke Cina. Buah tangan ini ternyata sangat disuka dan mereka mencoba membuatnya. Akhirnya di negeri menara miring Pisa ini mi berkembang menjadi pasta seperti yang kita kenal saat ini.
Penelitian lain menyatakan pasta berasal dari Sicillia, Italia. Masyarakat setempat telah mengkonsumsi pasta sebelum tahun 1138, sedangkan Marco Polo baru lahir satu abad setelah tahun itu. Tentang versi mana yang benar, sampai saat ini masih belum terjawabkan. Sedangkan di Indonesia, pasta konon di bawa oleh para bangsawan Belanda selama masa penjajahan.

Bahan dan Pembuatan

Pasta adalah produk dari tepung terigu hard wheat varietas durum atau tepung semolina (milled durum), yaitu butiran dari endosperm biji gandum. Tepung ini kemudian dicampur dengan air dan diperkaya dengan telur. Hanya varietas gandum jenis durum yang cocok untuk membuat pasta. Tingginya kandungan protein gluten terkandung menjadikan adonan pasta kenyal dan elastis, adonan ini kemudian dibentuk dan dikeringkan hingga kadar airnya 12 %, tentunya agar tahan disimpan lama.

Ragam Bentuk Pasta

Ada ratusan bentuk pasta, berikut beberapa diantaranya:
• Farfalle. Pasta bentuk dasi kupu-kupu dengan tepi bergerigi. Cocok untuk hidangan salad atau main course dengan saus yang creamy seperti mornay sauce.
• Conchiglioni. Menyerupai kulit kerang. Lebih pas untuk isi soup, salad dan main course.
• Cannelloni. Bentuknya seprti pipa berlubang dengan diameter 3 cm panjang  5 cm. Sejenis cannelloni dengan bentuk lebih pendek dikenal dengan nama rigatoni, sedangkan yang berujung serong disebut penne. Cocok di masak dengan daging dan keju pada hidangan panggang maupun rebus.
• Lasagne. Berbentuk lembaran tipis dengan panjang  27 cm, lebar 5 cm. Dapat dijumpai dalam tiga warna, kuning untuk hidangan panggang, merah biasanya di olah dengan saus tomat dan hijau cocok dipadu dengan bayam atau aneka sayuran.
• Spaghetti. Bentuknya seperti lidi panjang tanpa lubang. Sangat cocok di sajikan dengan saus bolognese (saus tomat dengan daging cincang). Masih sejenis spaghetti dengan ukuran lebih kejil dan pendek dikenal dengan sebutan vermicelli. Cocok diolah bersama seafood, daging maupun untuk isi soup.
• Fusilli. Menyerupai bentuk spiral. Biasanya di olah dengan cream sauce dengan tomat dan kacang polong.
• Macaroni. Pasta bentuk pipa melengkung dengan lubang ditengahnya. Terasa pas untuk hidangan panggang seperti macaroni schootel dan isi aneka soup.

• Canelloni. Seperti pipa agak besar. Biasanya diisi daging pada bagian tengahnya yang berlubang.
• Fettuccine. Bentuknya seperti kuetiau, pipih dan lebar. Dapat dijumpai dalam tiga warna, hijau dari sari bayam, hitam dari tinta cumi-cumi, dan kuning dari telur. Cocok dijadikan sajian main course dengan daging, keju, sayuran atau seafood
Tips Mengolah Pasta:
• Pasta terasa pas kekenyalanya jika direbus sampai al dente, tidak mentah dan tidak terlalu matang sehingga terasa kenyal jika digigit.
• Rebus pasta dengan air yang sudah mendidih dan banyak. Perbandingannya 1.5 liter air untuk 100 gr pasta. Cara ini memungkinkan pasta mengembang sempurna dan tidak saling menempel.
• Pasta basah memerlukan 2-3 menit waktu perebusan, untuk yang kering 8-10 menit. Kurang dari waktu ini biasanya pasta akan terasa mentah, jika lebih pasta akan lunak dan kehilangan kekenyalan.
• Tambahkan sedikit garam pada air perebusan agar cita rasa pasta lebih lezat
• Jangan menambahkan minyak atau mentega supaya pasta tidak saling lekat. Tinggalkan kebiasaan ini karena menjadikan saus pelengkap tidak bisa meresap pada pasta.
• Campur dengan saus pelengkap segera selagi panas. Cara ini lebih baik karena menjadikan saus lebih meresap, pasta tidak saling menempel dan lebih lezat tentunya.
Budi Sutomo