MENU SEBULAN DIET GOLONGAN DARAH O


Judul:

MENU SEHAT DAN LEZAT SEBULAN
Untuk Golongan Darah O

Penyusun:
Budi Sutomo.S.Pd & Dr.Yoanita Ristyaningrum

Penerbit:
PT. Kawan Pustaka- Jakarta

Pembelian/Pemesanan:
Tlp: 021-78883030. E-mail: redaksi@kawanpustaka.com

Resensi:

Golongan darah manusia dibedakan menjadi A, B, O dan AB. Golongan darah ini masing-masing memiliki respon yang berbeda terhadap asupan makanan. Teri ini dilandasi penelitian bertahun-tahun dari Dr.Peter J.D’Adamo, ahli naturopatis asal Amerika. Hasil penelitannya menunjukan bahwa setiap bahan pangan memiliki reaksi berbeda terhadap golongan darah.

Makanan tertentu akan bermanfaat baik bagi tubuh, bersifat netral dan ada yang merugikan tubuh karena bersifat seperti racun. Makanan juga tidak bereaksi sama terhadap golongan darah, terkadang bahan pangan tertentu bermanfaat, namun bisa bersifat racun bagi golongan darah lainnya. Kondisi ini disebabkan karena hampir setiap bahan makanan mengandung lektin, sejenis protein yang akan berakesi dengan darah di dalam tubuh. Jika golongan darah tidak cocok dengan lektin maka akan terjadi ganguan beragam kesehatan seperti penggumpalan darah yang dapat memicu beragam penyakit.

Seperti golongan darah O, orang yang memiliki golongan darah O cenderung mudah mengalami peningkatan asam lambung, Dari evolusi genetik, diketahui bahwa golongan darah O memiliki ciri antara lain; Memiliki kandungan asam lambung tinggi sehingga mudah mengalami ganguan pencernaan. Dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan tinggi protein, sayuran dan buah organik dan rendah karbohidrat. Penyakit seperti stres seringkali menyerang golongan darah O. Kondisi ini bisa diatasi dengan pola hidup sehat, istirahat cukup aktifitas fisik seperti olahraga secara teratur. Orang bergolongan darah O juga memiliki sifat mudah terserang penyakit yang disebabkan oleh radang dan kerusakan organ seperti arthritis. Pola makan yang sesuai dengan diet golongan darah O juga mampu mengatasi ganguan penyakit seperti diabetes, tekanan darah tinggi, anemia, stres, asam urat, kanker, obesitas dan penyakit jantung.

Lewat buku ini bisa menjadi pedoman menyusun menu sesuai dengan golongan darah O untuk diaplikasikan selama satu bulan. Menu sengaja dipilih yang mudah dibuat, bahan mudah didapat dan cita rasa sesuai dengan lidah orang Indonesia. Menu juga dibuat per hari, dengan komposisi lengkap, mulai dari sumber karbohidrat, sup, olahan hewani, lauk nabati, sayuran, dan hidangan penutup atau jus sehat. Tentu dengan panduan menyusun menu satu bulan akan memudahkan Anda di dalam menyusun menu diet sesuai dengan golongan darah O. Selamat menjalani diet!

Masakan Jepang

Jika anda punya sedikit waktu luang, coba deh sesekali manjakan keluarga dengan hidangan lezat ala restoran Jepang. Bahannya mudah di dapat dan cara membuatnya cukup mudah. Seperti yakitori berikut ini. Jika yakitori biasanya dibakar menyerupai sate, agar lebih praktis yakitori ala yongma cukup dimasak dengan menggunakan wajan anti lengket yang tebal. Selamat mencoba
Resep/Dapur Uji/food Stylist: Budi Sutomo

Yakitori ala Yongma

Bahan:
500 g dada ayam, potong dadu 2 x 2 cm
60 g jamur kancing, belah dua
60 g kapri, potong-potong
1 batang daun bawang, potong-potong
2 cm jahe, cincang halus
5 siung bawang putih, cincang halus
2 sdm bawang bombay cincang
2 sdt gula pasir
1 sdm kecap manis
100 ml kaldu ayam
2 sdm mirin/sake
2 sdm kecap asin
½ sdt lada halus
½ sdt garam halus
5 sdm minyak goreng

Cara Membuat:
1. Panaskan minyak di dalam wajan yongma multi-pan yang tebal dan anti lengket. Tumis bawang putih dan bawang bombay hingga harum. Tambahkan potongan daging ayam, masak sambil diaduk-aduk hingga ayam berubah warna.
2. Masukkan jahe, gula pasir, kecap asin, kecap manis, mirin/sake, lada, garam dan kaldu ayam/air. Masak hingga bumbu meresap.
3. Sesaat sebelum diangkat, tambahkan jamur kancing, kapri dan irisan daun bawang. Masak sambil diaduk-aduk hingga semua bahan matang. Angkat. Tuang ke dalam pinggan saji, hidangkan hangat.

Untuk 5 Porsi

Tip:
Mirin/Sake: Bumbu khas jepang, terbuat dari arak beras. Warnanya bening kekuningan dengan aroma alkohol yang khas. Mirin mengandung alkohol lebih rendah dengan rasa lebih manis dibandingkan sake, kedua bahan ini bisa saling menggantikan. Aroma dan rasa yang harum dan khas dimunculkan dengan penambahan bumbu ini.

BUAH DUWET - AMPUH KENDALIKAN LUKA DIABETES

Buah sebesar buah anggur dengan warna keunguan ini ternyata memiliki segudang khasiat. Konon selain mencegah kelebihan kolesterol, duwet juga ampuh sebagai obat diabetes.

Duwet (Syzgium cumini) atau sering disebut juga buah jamblang mempunyai banyak varietas, dari yang kecil hingga ukuran lumayan besar. Warnanya pun beragam, ada yang keputihan, ada yang kehitaman hingga ungu. Menurut penelitian biji buah ini mengandung glukosida phytomelin. Zat ini dapat mengurangi kerapuhan pembuluh darah kapiler penyebab luka diabetes yang lama sembuhnya.

Kelebihan kolesterol di dalam darah juga bisa dicegah dengan mengkonsumsi buah (biji dan daging buah) duwet. Kandungan alfa phytosterol, sejenis sterol yang memiliki sifat mencegah kelebihan kolesterol atau anticholesteremik. Sementara di dalam buah duwet juga banyak mengandung astringent, suatu zat yang dipercaya dapat membantu penyembuhan luka diabetes katena sifat astringent yang dapat menciutkan kulit. Tak cukup sampai di sini, serat, vitamin dan beragam mineral juga terdapat di dalam duwet. Namun sayang, orang enggan mengkonsumsi buah ini yang rasanya sepat dan kurang manis. Teks & Foto: Budi Sutomo

Masakan Tradisional Daerah Jawa Tengah


Ciri khas dari makanan Jawa, terutama Jawa Tengah adalah bercita rasa dominan manis, banyak menggunakan gula merah, sedikit pedas serta penggunaan terasi dan kencur sebagai bumbu masakan.

Jika Anda penggemar masakan Jawa, kususnya Jawa Tengah, resep buntil berikut tentu dapat mengobati kerinduan. Cita rasa legit dari kuah santan, sangat pas menyatu dengan lembutnya daun talas sebagai pembungkus. Apalagi kejutan isi yang mantap, gurih, lezat dan wangi petai Cina. Hm.....lezatnya! Resep/Dapur Uji/Food Stylist: Budi Sutomo


BUNTIL

Bahan
12 lembar daun talas/daun labu/daun pepaya/daun singkong/daun teratai muda
Kuah:
500 ml, santan kental
1 lembar daun salam
10 buah cabai rawit
2 cm, jahe, memarkan
3 siung, wabang merah, haluskan
2 siung bawang putih, haluskan
1 cm kencur, haluskan
1 lembar daun salam
1 sdt gula pasir
1 sdt garam
2sdt minyak goreng
Isi, aduk rata:
200 gr kelapa muda, parut memanjang
1 sdm petai Cina
150 gr teri nasi
4 siung bawang merah, haluskan
3 siung bawang putih, haluskan
1 sdt garam
Haluskan:
6 siung bawang merah
4 siung bawang putih
1 cm kencur
1 cm lengkuas
1 sdt jintan
1 sdt gula pasir/gula merah
½ sdm ketumbar sangrai

Cara Membuat:
1. Cuci daun talas/labu/teratai, tiriskan dan angina-angin hingga layu.
2. Isi: campur semua bahan isi dengan bumbu-bumbu yang telah dihaluskan, aduk rata. Ambil dua lembar pembungkus, isi dengan 2 sdm bahan isi. Lipat/bungkus menyerupai buntil. Kukus hingga matang. Angkat, sisihkan. Lakukan hingga daun habis.
3. Kuah: panaskan minyak, tumis bumbu hingga harum. Tuang santan, masak sambil diaduk hingga mengental.
4. Penyajian: siapkan piring saji. Atur buntil di atas piring saji. sesaat sebelum disajikan, siram dengan kuah santan. Sajikan panas.

Porsi : untuk 6 orang
Tip:
Pilih daun sesuai selera untuk membungkus. Untuk daun talas untuk membungkus buntil harus dilayukan terlebih dahulu untuk menghilangkan rasa gatal.
Jika anda suka pedas, bahan kuah buntil bisa di tambah dengan 2 buah cabe merah yang dihaluskan, namun resep asli buntil kuahnya tidak menggunakan cabai.

Demo Masak Aneka Roti Untuk Usaha


Dalam rangka promo buku Sukses Wirausaha Roti Favorit, Penerbit Puspa Swara menggelar acara talk show demo masak. Bertempat di Jakarta Convention Center pada arena Indonesia Book Fair 2007. Acara yang berlangsung kurang lebih 1 jam ini berlangsung meriah.

Seperti demo masak sebelum-sebelumnya, kebanyakan pesertanya para ibu. Semua resep yang didemokan diambil dari buku Sukses Wirausaha Roti Favorit yang belum lama ini di luncurkan. Selain demo masak, berbagi tip membuat roti, mengenal bahan lebih dekat serta kiat membuat adonan roti yang baik dijabarkan dengan rinci dalam acara ini.

Snack Tradisional: Kremes Ubi


Banyak sebutan untuk kue ini, sebagian orang menyebutnya gerubi, kremes, carang ubi atau sarang balam. Apapun namanya kue yang satu ini mudah dibuat, bahannya sederhana dan rasa yang khas. Jika di dapur Anda sudah tersedia ubi jalar, minyak dan gula jawa, maka segera turun ke dapur. Buat kue ini dan sajikan untuk keluarga saat minum teh sore hari nanti. Selamat Mencoba.
Resep/Dapur Uji/Foto/Food Stylist: Budi Sutomo

Kremes Ubi

Bahan:
1 kg ubi jalar
200 g gula merah, iris halus
1.500 ml air untuk merendam
11/2 sdt garam halus
Minyak untuk menggoreng
Cara Membuat:
1. Kupas dan potong ubi menggunakan pisau tipis dan tajam menjadi irisan halus. Rendam dengan larutan air garam. Tiriskan.
2. Panaskan 60 ml miyak di dalam wajan cekung anti lengket. Goring 60 g ubi hingga kuning dan hamper kering.
3. Tambahkan 1 sdm irisan gula merah, aduk hingga gula mencair dan tercampur dengan ubi. Angkat.
4. Ambil sejumput ubi goreng yang masih hangat, bentuk secara cepat menjadi bulatan-bulatan. Dinginkan hingga kue mengeras. Simpan di dalam stoples kedap udara.
Untuk 30 buah
Tip:
* Tujuan merendam ubi di dalam air garam adalah untuk hasil gorengan ubi lebih renyah dan berwarna kuning kecokelatan. Merendam di dalam air garam juga mencegah reaksi browning sehingga warna ubi menjadi kecokelatan.
*Lakukan proses pembentukan secara cepat selagi hangat. Jika sudah dingin gerubi akan mengeras dan susah dibentuk.
*Setelah dingin segera simpan di dalam wadah kedap udara agar kremes tetap renyah.
Untuk pemula disarankan membentuk kremes menjadi bulat pipih dengan bantuan sendok sayur karena prosesnya lebih mudah.

Manfaat Teh Bunga Rosella


Rosella
Bunga Cantik Berkhasiat Obat


Belum lama berselang sempat mencoba membuat teh dari bunga rosella, rasanya berbeda dengan teh pada umumnya. Teh rosella mempunyai warna merah menyala dan rasa yang segar.

Rosella (Hibiscus sabdariffa Linn.) adalah tanaman dari keluarga sejenis kembang sepatu. Konon tanaman ini berasal Afrika dan Timur Tengah. Tanaman perdu ini bisa mencapai 3-5 meter tingginya. Jika sudah dewasa, tanaman ini akan mengelurakan bunga berwarna merah. Bagian bunga dan biji inilah bermanfaat baik untuk kesehatan.

Menurut DEP.KES.RI.No.SPP.1065/35.15/05, setiap 100 gr rosella mengandung 260-280 mg vitamin C, vitamin D, B1 dan B2. kandungan lainya adalah kalsium 486 mg, omega 3, Magnesium, beta karotin serta asam amino esensial seperti lysine dan agrinine. Bunga rosella juga kaya akan serat yang bagus untuk kesehatan saluran pencernaan.

Tanaman yang berkembang biak dengan biji ini bermanfaat baik untuk kesehatan. Stamina tubuh akan meningkat jika minum the rosella, masuk akal karena di rosella mengandung vitamin C dan mineral esensial yang cukup tinggi. Vitamin C rosella juga dipercaya mampu menangkal radikal bebas penyebab kanker. Kalsium yang tinggi dapat mencegah keropos tulang. Sedangkan zat-zat tertentu di dalam rosella mampu meremajakan sel tubuh serta melindungi tubuh dari inveksi kuman dan virus.

Jika Anda ingin membuat the rosella, ambil sekitar 3-4 kuntum bunga rosella segar/yang sudah dikeringkan, cuci bersih dan belah dua. Seduh dengan 200 ml air panas, aduk sambil sedikit di tekan-tekan kelopak bunganya hingga air berwarna merah, saring. Tambahkan 1 sdm air jeruk nipis dan 3 sdm madu. Sajikan hangat.

Bunga rosella juga dapat dijadikan bahan baku selai, warnanya yang merah menyala, menghasilkan selai yang menyehatkan dan berwarna cantik. Anda memerlukan 250 g kuntum bunga rosella, 1 sdm tepung maizena, air 150 ml, gula pasir 150 g, air jeruk lemon/nipis 3 sdm, 1/4 sdt vanilla pasta dan ¼ sdt garam halus. Cara membuatnya; Blender bunga rosella dengan air dan tepung maizena hingga halus. Angkat. Tuang ke dalam panci, tambahkan gula dan air. Masak hingga mendidih, masukkan jeruk nipis, pasta vanili dan garam. Masak hingga tekstur saus mengental. Angkat. Simpan di dalam stoples kedap udara. Teks & Foto: Budi Sutomo