WAJIK KETAN PANDAN, Resep Wajik Kukus, Lebih Praktis & Legit. Dilengkapi foto yang keren hasil karya ZUL ARMAIN & ILMAN APRINATA

Wajik biasanya dibuat dengan metode memasak ketan dengan rebusan gula hingga kalis. Cara ini tidak praktis dan menjadikan butiran ketan hancur karena terlalu lama diaduk. Resep wajik kukus merupakan cara baru. Hasilnya butiran ketan masih utuh, aroma harum dan rasa lebih legit. Selamat mencoba!.

Resep/Dapur Uji/Food Stylist: Budi Sutomo

Fotogerafer : Zul Armain & Ilman Aprinata

WAJIK KETAN

Bahan:
700g beras ketan putih
200 g gula Jawa, sisir
75 g gula pasir
650 ml santan dari 11/2 butir kelapa parut
½ sdt garam
1 lembar daun pandan, potong-potong

Cara membuat:

• Cuci beras ketan, rendam air selama 2 jam. Tiriskan

• Kukus ketan selama 30 menit atau hingga beras ketan setengah matang. Angkat.

• Rebus gula pasir, gula jawa, santan, garam, dan daun pandan. Masak hingga mendidih.

• Tambahkan ketan ke dalam rebusan santan. Masak sambil di aduk-aduk hingga santan terserap habis. Angkat.

• Kukus kembali ketan selama 20 menit atau hingga ketan benar-benar matang. Angkat.

• Tuang adonan wajik ke dalam loyang yang sudah dioles minyak atau dialas dengan plastic/daun pisang. Tekan dan ratakan. Setelah dingin, potong-potong. Sajikan.
Untuk 20 Potong

PUDING MARKISA, hmm......lezatnya!


Resep/Uji Coba: Budi Sutomo

Bahan A:
1 bks (7 gr) agar-agar putih
125 gr gula pasir
500 ml air
2 sdm air jeruk lemon
1/8 sdt garam halus
150 gr passionfruit/markisa

Bahan B:

300 gr nanas kalengan, blender dengan
200 ml air
1 bungkus (7gr) agar-agar warna kuning
400 ml susu tawar cair
130 gr gula pasir
2 tetes pewarna kuning
1/8 sdt garam
Saus Markisa:
5 buah markisa, ambil isinnya
350 ml air sirup nanas kalengan
30 gr gula pasir
½ sdm tepung maizena, larutkan dengan 1 sdm air
1/8 sdt garam

Cara Membuat:

Bahan A:
• larutkan agar-agar dengan air, gula pasir, garam dan air jeruk lemon dalam panci. Aduk rata. Rebus sambil diaduk hingga mendidih. Angkat. Masukkan daging buah markisa, aduk rata. Tuang ke dalam cetakan hingga ¼ bagian. Dinginkan.
Bahan B:
• Campur agar-agar dengan air, susu tawar cair dan nanas yang sudah dihaluskan. Tambahkan gula pasir, garam dan pewarna kuning. Rebus sambil terus diadyk hingga adonan mendidih. Angkat.
• Masukkan adonan puding nanas ke atas adonan A, ratakan. Dinginkan dalam lemari es hingga mengeras. Keluarkan dari cetakan. Sajikan dengan saus markisa sebagai pelengkap.
Saus Markisa:
• Campur semua bahan, aduk rata. Rebus dalam api kecil hingga tekstur saus mengental. Angkat dan dinginkan. Saus siap digunakan sebagai pelengkap puding.
Untuk: 12 Potong

TIPS MERAWAT PERABOT DARI PERAK




Mengoleksi Perabot rumah tangga dari perak memang menyenangkan, namun jika salah perawatan perabot perak anda akan berubah kusam dan karatan. Simak tips perawatan yang benar agar properti anda tetap berkilau dan tahan lama tentunya.

• Peralatan makan makan yang terbuat dari perak sebaiknya segera dicuci dengan dengan air sabun hangat. Gosok perlahan dengan spons lembut, bilas dengan air bersih dan segera dikeringkan.


• Jangan pernah membiarkan piranti makan atau alat hidang kotor terlalu lama, apalagi setelah di pakai untuk menyajikan makanan yang mengandung cuka, belerang (kuning telur) dan garam. lapisan luar logam perak akan menjadi korosi jika tidak segera dibersihkan.


• Merendam terlalu lama juga tidak dibenarkan, apalagi di dalam sabun cuci yang kandungan sodanya tinggi. Kilau perak akan pudar karenanya.


• Lakukan perawatan berkala setiap satu tahun sekali. Caranya dengan menggosok dengan kain cotton yang sudah dibasahi dengan silver polish. Hentikan gosokan setiap kain yang digunakan terlihat kotor, ganti dengan kain baru, lakukan sampai perabotan benar-benar bersih dan bersinar.


• Jika ada noda karatan yang sukar dihilangkan, jangan dikerok dengan benda tajam. Gosok dengan cairan penghilang noda khusus untuk logam, lakukan sampai noda benar-benar hilang.


• Menyimpan perabotan dari perak tidak boleh saling bersentuhan langsung. Balut dengan kain lembut/beludru setiap perabotnya, ini dilakukan agar tidak saling menggores. Jika akan di simpan lama, pastikan kalau perabot benar-benar dalam kondisi bersih dan kering, jika tidak sisa air akan meninggalkan bercak yang sulit dihilangkan. Budi Sutomo

Mengenal Lebih Dekat OREGANO, Bumbu Dapur Eropa





Selain memakai rempah-rempah dari negeri sendiri, dapur kita juga sudah banyak menggunakan bumbu dari Benua Eropa atau lazim disebut dengan Continental Spice. Beberapa diantaranya seperti thyme, bay leaf, sage, rosemary,basil, tarragon, peterseli dll. Thyme, peterseli dan bay leaf banyak dipakai pada hidangan berkuah kaldu atau soup. Oregano dan basil lebih populer di dapur Italia, tidak pas rasanya jika menyantap pasta atau pizza tanpa cita rasa kedua spice ini.

OREGANO

Oregano (Origanum spp) Kuliner Eropa sangat akrab dengan bumbu yang satu ini. Topping pizza akan kehilangan ciri khasnya jika Anda tidak menambahkan oregano. Olahan pasta, steak, soup dan salad juga terasa lebih harum dan lezat. Selain untuk bumbu, oregano juga bermanfaat untuk kesehatan, seperti mengatasi gangguan pencernaan, antiseptik dan meringankan migran. Dipasaran dijual dalam kondisi segar dan kering. Budi Sutomo

KAKTUS, Menebar Pesona Lewat Durinya


Teks & Foto:
Budi Sutomo. (dilarang mengunakan foto di web ini tanpa izin)


Lekuk dan areole batangnya yang berduri membuat tanaman asal dataran tandus Amerika ini tampak unik dan indah. Sesekali kaktus berbunga cantik diantara rimbunnya duri. Anda berminat menanam kaktus?
--------------------------------------------
Konon, kaktus berasal dari bahasa Yunani "kaktos" yang berarti tanaman berduri. Dari literature diketahui kaktus berasal dari Amerika, namun ada beberapa jenis yang berasal dari padang tandus Afrika.
Di Indonesia kaktus mulai dikenal awal tahun 1900-an. Mulanya pemerintah Belanda mendatangkan kaktus jenis duri entong (Cereus Peruvianus) dan kaktus duri gambas (Opuntia Monocantha) sebagai makanan ternak.
Majunya teknologi pertanian membuka lembaran baru dunia tanaman, termasuk kaktus. Teknologi mutakhir seperti kultur jaringan menghasilkan bibit baru dengan mutu prima dan seragam. Silangan antar jenis, menghasilkan varietas kaktus yang kian beragam. Teknik grafting atau sambung kaktus lebih mempercantik penampilan. Singkatnya, bagi Anda yang ingin menanam kaktus kini banyak pilihan jenis dan cara menanam.

Jenis Kaktus
Lebih dari 2000 jenis kaktus ada di belahan bumi. Dari 100 an marga, kaktus dikelompokan menjadi 3 suku: Preskioidea, Opuntodeae dan Cereoidea. Jenis Preskioidea biasanya mempunyai daun dan berduri. Bentuknya bisa berupa pohon semak hingga tinggi 10 meter.
Karakteristik opuntodeae lain lagi, kelompok ini memiliki batang beruas. Bentuknya bulat telur, pipih, memanjang atau berupa semak. Adakalanya berdaun namun mudah gugur.
Opuntodeae juga memiliki areole yang berduri. Jenis terakhir, Cereoidea paling banyak dijumpai. Bentuk batangnya beragam dan sekulen (banyak mengandung air). Sebagian jenis ada yang menyerupai silinder, beruas, bulat, bahkan memanjang. Jenis ini tidak memiliki daun dan areolenya ditumbuhi aneka bentuk duri.

Memperbanyak Kaktus
Kaktus bisa dikembang-biakkan dengan berbagai cara. Sebagian orang meperbanyak dengan biji. Walaupun sedikit rumit, cara ini masih tetap dilakukan. Pertama biji kaktus harus dikeringkan, direndam dalam air hangat baru disebar dalam media semai yang biasanya berupa pasir halus, batu bata tumbuk dan tanah kompos. Setelah kaktus berumur setahun dan mempunyai panjang 4-5 cm, kaktus sudah bisa dipindahkan ke media tanam.
Cara yang paling mudah memperbanyak kaktus dengan setek batang. Jika dilakukan dengan cara yang benar, steak paling rendah risiko kegagalannya. Pilih batang kaktus yang tidak terlalu tua atau muda. Potong dengan pisau tajam sepanjang 6 cm. Biarkan 7 - 10 hari di tempat yang sejuk agar luka mengering. Proses berikutnya tinggal menanam di media tanam. Perlu diperhatikan, untuk jenis kaktus bulat atau beruas, pemotongan sebaiknya dilakukan tepat pada bagian ruasnya. Bekas potongan pada tanaman induk biasanya akan tumbuh tunas baru yang siap menjadi bibit setek baru.
Menyambung kaktus/grafting semakin diminati. Teknik ini mempunyai kelebihan, selain diperoleh bibit tanaman baru, grifting juga menciptakan dua jenis tanaman dari due kaktus yang berbeda sehingga mempercantik penampilan.
Pertama, siapkan batang induk/batang bawah, jenis cereus spachianus atau opuntia ficus indica bisa digunakan karena kuat perakarannya. Proses sambung kaktus harus cepat dilakukan sebelum bekas potongan mengering agar menempel sempurna.
Ada banyak cara sambung kaktus, namun metode sambung rata dan sambung serong paling banyak dilakukan. Prosesnya hampir sama, potong rata atau serong batang induk dan batang atas dari jenis yang berbeda. Cara cepat tempelkan dan perkuat dengan tali rafia atau benang.
Sambung kaktus terlihat berhasil jika terjadi pertumbuhan pada batang atas dan tali pengikat bisa dilepas.

Menanam & Perawatan
Tanaman dari keluarga Cactaceae ini memang unik. Biasa tumbuh subur di lahan tandus dan kekurangan air. Usianya juga bisa mencapai puluhan tahun, namun bisa mati dalam sekejap jika salah perawatan.
Singkatnya, menanam dan merawat kaktus perlu ketelatenan karena tanaman ini sangat rentan terhadap penyakit. Umumnya kaktus menyukai media yang porus (tidak mengikat air). Gunakan pasir halus, pupuk kandang, tepung tulang dan sekam dengan perbandingan 20:40:10:30. Setelah diaduk rata, media ini dikukus atau di sangrai agar mikroorganisme pembusuk mati.
Batang kaktus dilapisi jaringan lilin yang dapat mengurangi penguapan, kondisi ini menjadikan kaktus mampu menyimpan air dan tahan kekeringan.
Meski begitu, kaktus tetap perlu air untuk bertahan hidup. Penyiraman sebaiknya dilakukan 3 minggu sekali atau 1 bulan sekali, raba media tanam, jika sudah kering berarti kaktus harus disiram. Perlu diingat, air harus ber-pH normal, tidak mengandung garam atau asam yang dapat menyebabkan kebusukan.
Kaktus sangat suka bermandi cahaya matahari langsung, jika Anda menaruh kaktus di dalam rumah, keluarkan setiap 1 minggu sekali dan letakkan di tempat yang terkena matahari langsung selama 2-3 minggu. Kaktus juga pantang kena air hujan berlebihan.
Agar kaktus tampil prima perlu dilakukan pemupukan 4 bulan sekali. Beri pupuk tulang atau pupuk ikan dengan P dan Ca tinggi. Jangan memberi pupuk urea yang dapat mengakibatkan kebusukan.
Bila kaktus sudah terlalu besar atau sebaliknya lambat pertumbuhannya lakukan pemangkasan akar atau ganti medianya.
Hama kaktus umumnya cendawan jenis phytophthora infestans, kutu wol (dactylopius tomentosus), kutu lilin (Pseudococcus Longispinus), tungau dan keong tanah. Lakukan pencegahan dengan penyemprotan fungisida, bakterisida secara berkala.

Buah Kaktus yang Menyehatkan
Tak hanya indah dipandang, jenis kaktus tertentu seperti Hylocereus undatus ternyata dapat berbuah dan bisa dimakan. Salah satunya buah naga yang bercitarasa manis, asam dan segar.
Dibalik aroma segarnya buah naga kaya manfaat. Banyak orang percaya buah ini dapat menurunkan kolesterol dan penyeimbang gula darah. Buah naga mengandung vitamin C, beta karoten, kalsium, karbohidrat dan tinggi serat yang dapat memperlancar proses pencernaan dan mampu pengikat zat karsinogen penyebab kanker.

RESEP ONDE-ONDE ISI KACANG MERAH

Onde-onde biasanya diisi dengan kumbu kacang hijau. Agar rasa sedikit berbeda, memodifikasi onde-onde dengan isi kacang merah bisa dilakukan. Hasilnya....,buktikan sendiri!.

Resep: Budi Sutomo


Onde-Onde Kacang Merah

Kulit:

500 gr tepung ketan
460 ml air
60 gr gula pasir
1 sdm tepung kanji
160 gr wijen
Minyak untuk menggoreng
Kumbu Kacang Merah:
400 gr kacang merah
150 gr gula pasir
60 ml air
2 sdm tepung ketan
¼ sdt vanili
¼ sdt garam
Cara Membuat:
1. Kulit: Larutkan tepung kanji dengan air, gula pasir dan garam, aduk rata. Rebus hingga mendidih. Selagi panas, masukkan air sedikit demi sedikit ke dalam tepung ketan. Uleni hingga kalis. Timbang masing masing seberat 20 gr.

2. Bulatkan adonan kulit, pipihkan. Isi dengan bahan isi dan bulatkan kembali. Celupkan bulatan dalam air dan gulingkan ke atas biji wijen hingga seluruh permukaan terselimuti. Goreng dalam minyak banyak hingga matang dan berwarna kuning kecokelatan. Angkat dan sajikan hangat.


3. Kumbu Kacang Merah: Rendam kacang merah selama 3 jam. Kukus/rebus, haluskan. Campur semua bahan isi dan masak di atas wajan hingga kalis. Angkat dan dinginkan.

Untuk 20 buah

OLAHAN MIE POPULER ASIA. (LAKSA, MIE GROB, I FU MIE , LAM MIE dll)


Resep Budi Sutomo





















LAM MEE

(Singapura)

Untuk 4 Porsi


Bahan:

400 gr mie telur, rebus dan tiriskan
300 gr udang, bersihkan
200 gr daging sapi, rebus dan iris tipis
1.5 lt air
2 butir telur, kocok lepas
60 gr tauge, seduh dengan air panas
5 siung bawang merah, iris tipis
2 siung bawang putih, cincang kasar
4 buah cabai merah, potong korek api
Garam secukupnya
¼ sdt vetsin

Cara Membuat:

1. Rebus udang dengan 1 liter air. Tambahkan vetsin, bawang merah,bawang putih pada air rebusan. Masak sampai mendidih dan udang matang. Saring dan sisihkan kaldunya.

2. Kocok telur dan bumbui sedikit garam. Dadar dengan wajan datar menjadi lembaran tipis. Gulung dan iris halus. Sisihkan.


3. Penyajian: Siapkan mangkuk/pinggan saji, atur mie, daging ,udang dan tauge. Siram dengan kaldu panas. Taburi atasnya dengan telur dadar dan cabai merah.


PHO BAC VIETNAM
(Vietnam)
Untuk 4 Porsi

Bahan:

300 gr mie putih (banh pho)/kwetiau, rebus dan tiriskan
200 gr daging sapi, cincang halus
1 lt air
60 gr wortel, potong bentuk korek api
Bumbu:
1 cm jahe, memarkan
2 buah pekak
30 gr bawang bombay cincang
4 siung bawang merah, cincang halus
½ sdm nuoc mam (kecap ikan)
1 sdt gula pasir
3 cm kayu manis
3 buah cabai rawit, iris halus
1 batang daun bawang, iris halus
30 gr daun ketumbar
Garam secukupnya
Pelengkap:
60 gr kacang tanah, goreng
Sambal botol
Acar sayuran
Cara Membuat:
1. Rebus air, dengan jahe, pekak, kayu manis, bawang merah, bawang bombay dan garam. Masak sampai mendidih, saring dan sisihkan.

2. Tambahkan daging, sayuran dan bumbu-bumbu lain. Masak sampai daging empuk.


3. Siapkan mangkuk/pinggan saji, atur mie, daun ketumbar, daun bawang dan daging. Siram atasnya dengan kuah tumisan daging, taburi kacang tanah goreng. Sajikan dengan sambal botolan dan acar sayuran..


MIE GORENG MANILA
(Philipina)
Untuk 4 Porsi

Bahan:

400 gr mie instan kering, rendam air panas, tiriskan
200 gr daging sapi, potong dadu
100 gr kol, iris halus
75 gr wortel, potong korek api
1 batang daun bawang, iris halus
100 ml kaldu daging
5 siung bawang merah, iris halus
4 siung bawang putih, iris halus
1 sdm kecap manis
1 sdt gula pasir
½ sdt lada halus
2 sdm minyak goreng
Cara Membuat:
• Panaskan minyak, tumis bawang merah dan bawang putih sampai harum. Masukan daging, masak sampai daging berubah warna.

• Tambahkan kaldu, masak sampai daging empuk. Masukan mie, kol, wortel, daun bawang, kecap, gula dan lada. Setelah sayuran matang, angkat dan sajikan segera selagi panas.


MEE GROB
(Thailand)
Untuk 4 Porsi

Bahan:

250 gr bihun, siram air panas dan tiriskan
200 gr daging ayam
150 gr tahu putih, potong dadu, goreng
Bumbu:
6 siung bawang merah, iris halus
4 siung bawang putih, cincang kasar
3 buah cabai merah, haluskan
2 buah cabai merah, potong dadu kecil
1 batang daun bawang
2 sdm kecap manis
1 sdm saus tiram
½ sdt lada halus
Garam secukupnya
Pelengkap:
Acar campur

Cara Membuat:

1. Panaskan minyak dan goreng bihun sampai agak kering dan berwarna kecoklatan, angkat dan sisihkan.

2. Tumis bawang merah, bawang putih dan cabai sampai harum. Masukan daging ayam,udang dan tahu goreng, masak sampai daging berubah warna.


3. Tambahkan mie dan bumbu-bumbu yang lain, aduk rata. Setelah semua bahan matang, angkat dan sajikan panas dengan acar campur.


I FU MI
(Cina)
Untuk 4 Porsi

Bahan:

500 gr mie instant, rebus dan tiriskan
100 gr udang, bersihkan
60 gr cumi-cumi, bersihkan dan potong-potong
60 gr bakso sapi, belah empat
100 gr kembang kol, potong menurut kuntumnya
60 gr kapri, potong-potong
60 gr wortel, potong-potong
30 gr jamur hioko kering, rendam air hangat
1 batang daun bawang, iris halus
600 ml kaldu daging
½ sdm tepung kanji, cairkan
2 minyak goreng
Bumbu:
6 siung bawang putih
30 gr bawang bombay cincang
1 sdm saus sambal
3 sdm saus tomat
1 sdt lada halus
¼ sdt vetsin
½ sdm minyak wijen
Garam secukupnya
Cara Membuat:
1. Goreng mie sampai kering, sisihkan

2. Panaskan minyak, tumis bawang putih, bawang bombay dan minyak wijen sampai harum. Masukkan udang, cumi-cumi dan bakso sapi, masak sampai berubah daging berubah warna.


3. Tambahkan kaldu, tepung kanji, sayuran dan bumbu lain. Mask sampai semua bahan matang. Siapkan pinggan saji, taruh mie dan siram dengan kuah beserta isinya. Sajikan segera.


MON DEE
(Burma)
Untuk 4 Porsi

Bahan:

300 gr vermicelli, rebus air panas, angkat dan tiriskan
400 gr daging ikan kakap, potong-potong
300 gr tulang dan kepala kakap
100 gr kacang polong
60 gr wortel. Potong sesuai selera
Bumbu:
6 siung bawang merah, haluskan
4 siung bawang putih, haluskan
30 gr daun ketumbar, iris halus
30 gr daun kucai, iris halus
¼ sdt terasi
1 sdm kecap ikan
2 cm jahe, memarkan
5 buah lada butir, haluskan
1 batang serai, memarkan
1 sdt gula pasir
1 sdm air asam
½ sdm kecap ikan
Garam secukupnya
2 sdm minyak goreng

Cara Membuat:

1. Rebus tulang dan kepala ikan dengan api kecil, bumbui serai, kecap ikan, batang sledri, gula pasir, lada dan garam. Masak sampai daging matang, angkat dan saring kaldunya. Sisihkan.

2. Panaskan minyak, tumis bawang merah dan bawang putih sampai harum. Masukan daging kakap, masak sampai daging berubah warna.


3. Sesaat sebelum di angkat, tambahkan vermicelli, wortel, kacang polong, daun ketumbar dan daun kucai. Aduk rata dan angkat dari perapian.


4. Siapkan pinggan saji, atur mie dan sajikan dengan kecap ikan sebagai pelengkap. Hidangkan segera selagi panas.


PHU KHOUA KAI NOR MAY
(Laos)
Untuk 4 Porsi

Bahan:

250 gr soun, seduh dengan air panas, tiriskan
150 gr udang, bersihkan
100 gr cumi, bersihkan dan potong membulat
100 ml kaldu udang
100 gr rebung, potong bentuk korek api
100 gr kol, iris halus
40 gr lokio
2 butir telur, buat dadar tipis kemudian iris halus
Bumbu:
5 siung bawang putih, iris halus
4 siung bawang putih, cincang halus
½ sdt bubuk cabai
2 buah cabai merah, potong korek api
1 batang daun bawang, potong kasar
½ sdt lada halus
2 sdm kecap manis
Garam secukupnya
Pelengkap, campur :
40 ml kecap ikan, dengan
1 sdt wijen sangrai
Cara Membuat:
1. Tumis bawang merah dan bawang putih sampai harum. Masukan daging udang dan cumi, masak sampai daging berubah warna.

2. Tambahkan bumbu-bumbu yang lain, rebung, kol dan kaldu udang. Masak sampai semua bahan matang.


3. Sesaat sebelum di angkat, masukan soun, kol, lokio dan daun bawang. Aduk rata dan angkat dari perapian.


4. Sajikan mie dengan kecap ikan sebagai pelengkap.


CHOP CHAI
Untuk 4 Porsi
(Korea)

Bahan:

250 gr mie putih besar/rice noodles, seduh dengan air panas, tiriskan
300 gr daging sapi cincang
60 gr jamur merang, potong sesuai selera
75 gr buncis, potong dan bersihkan
100 gr tahu sutra, potong sesuai selera
75 gr kol, potong sesuai selera
1500 ml kaldu ayam
Bumbu:
5 siung bawang putih, cincang kasar
1 sdm bawang bombay cincang
1 batang sledri, iris halus
1 batang daun bawang, potong kasar
2 sdm kecap manis
1 sdm saus sambal
¼ sdt lada halus
1 sdt gula pasir
1 sdt minyak wijen
1 sdt biji wijen, sangrai
Garam secukupnya
2 sdm minyak goreng
Cara Membuat:
1. Panaskan minyak, tumis bawang putih dan bawang bombay sampai harum. Masukan daging ayam cincang, masak sampai daging berubah warna.

2. Masukan kaldu di dalam tumisan daging, tambahkan sayuran, tahu dan bumbu-bumbu lain. Masak sampai semua bahan matang.


3. Siapkan pinggan saji, masukkan mie dan tambahkan tumisan daging di atasnya, siram dengan kaldu panas. Sajikan segera.


LAKSA MALAYA
(Malaysia)
Untuk 4 Porsi

Bahan:

200 gr bihun, rendam air panas, tiriskan
150 gr bakso ikan, potong sesuai selera
100 gr cumi, bersihkan
150 gr daging ayam, potong dadu 1 x 1 cm
60 gr tauge, seduh air panas, tiriskan
60 gr daun kail lan
1 lt kaldu ayam
500 ml santan
Bumbu:
40 gr daun ketumbar, iris halus
2 sdm air jeruk nipis
1 sdt gula pasir
2 cm lengkuas, memarkan
2 batang serai, iris halus
Haluskan:
7 siung bawang merah
4 siung bawang putih
3 butir kemiri
5 buah cabai merah, buang bijinya
1 sdt terasi
Cara Membuat:
1. Panaskan minyak, tumis emua bumbu sampai harum. Masukan ayam, bakso dan cumi. Masak sampai daging berubah warna.
2. Masukan kaldu ayam, santan dan bumbu-bumbu yang lain. Masak sambil di aduk sampai semua bahan matang. Sesaat sebelum diangkat, tambahkan daun ketumbar, kail lan dan air jeruk nipis. Angkat dari perapian.
3. Siapkan pinggan saji, tuang mie.